Jumat , 17 February 2012, 10:55 WIB

ISI-Malaysia-Thailand Tukar Menukar Mahasiswa

Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR - Lima mahasiswa Insitut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dikirim ke Malaysia dan Thailand untuk mengikuti program pertukaran pelajar 'Language and Culture'. "Dari lima orang itu, dua ke Malaysia dan tiga mengikuti program kerja sama Malaysia-Indonesia-Thailand (MIT)," kata Rektor ISI Denpasar, Prof Dr I Wayan Rai, di Denpasar, Jumat (17/2).

Menurut dia, belajar ke luar negeri selama dua semester itu merupakan program kerja sama perguruan tinggi seni 'Student Mobility MIT' di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kelima mahasiswa lembaga pendidikan tinggi seni sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi kegiatan bertaraf internasional dari ratusan calon peserta.

Seleksi itu dilakukan secara ketat karena kesempatan belajar ke luar negeri itu terbuka untuk seluruh mahasiswa ISI. Oleh sebab itu, seleksi dilakukan mulai dari tingkat fakultas dengan nilai TOEFL bahasa Inggris minimal 500.  Peluang dan kesempatan yang ada 2011 itu meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya (2010) hanya disediakan untuk dua mahasiswa.

Pada 2010 dua mahasiswa ISI yang menyelesaikan tugas belajar di Thammasat University Thailand selama satu semester masing-masing I Wayan Diana Putra dari Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukkan (FSP) dan I Wayan Eka Laksana Satiaguna dari Jurusan Desain Interior.

Jatah mahasiswa yang berkesempatan belajar ke luar negeri dalam 2012 diharapkan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Direktorat Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hampir setiap tahun melibatkan ISI Denpasar dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk mengikuti program kerja sama pendidikan cetusan SEAMEO-RIHED yang melibatkan tiga negara di Asia Tenggara.

ISI Denpasar memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program MIT, karena mampu meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. "Kami sangat berterima kasih kepada Direktur Akademik Dirjen Dikti serta SEAMEO RIHED, yang telah memberikesempatan dan motivasi kepada ISI Denpasar untuk mengikuti program MIT," ujar Prof Rai.

Sumber : Antara