Senin , 19 January 2015, 01:56 WIB

Prajurit TNI Kebut Pengerjaan Jalan Perumahan Pengungsi Sinabung

Red: Bayu Hermawan
  Gunung Sinabung kembali meluncurkan awan panas ketika terlihat di Desa Surbakti, Simpang Empat, Karo, Sumut, Jumat (17/10).  (Antara/Septianda Perdana)
Gunung Sinabung kembali meluncurkan awan panas ketika terlihat di Desa Surbakti, Simpang Empat, Karo, Sumut, Jumat (17/10). (Antara/Septianda Perdana)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Prajurit Kodam I/Bukit Barisan dan masyarakat terus bekerja keras membuat jalan relokasi perumahan erupsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo.

"Ratusan personel dari TNI AD yang dibantu masyarakat setempat bekerja keras untuk membuat jalan baru ke lokasi perumahan pengungsi Sinabung," kata Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Subur Tarigan Tambun, Ahad (18/1).

Ia menjelaskan pengerjaan jalan menuju perumahan pengungsi Sinabung tersebut, direncanakan sepanjang lebih kurang 7 Km ke arah gunung yang cukup terjal.  Subur mengatakan, penyelesaian pembangunan jalan ke Desa Siosar itu hanya dilaksanakan beberapa bulan ini, dan sejalan dengan pembangunan 50 unit perumahan erupsi Sinabung.

"Sisa jalan sepanjang tiga kilometer lagi, direncanakan akan secepatnya dilaksanakan personel TNI AD yang telah dipercayakan pemerintah," katanya.

Menurutnya pembangunan sisa jalan tersebut, harus dapat dituntaskan karena sangat berpengaruh untuk mengangkut bahan material pembangunan 300 unit lagi perumahan pengungsi Sinabung.

"Jadi, pembangunan jalan sarana menuju ke Desa Siosar harus menjadi prioritas bagi Pemkab Karo," ucapnya.

Ia menambahkan, memang pengerjaan jalan ke lokasi perumahan pengungsi Sinabung itu, sedikit mengalami kendala dengan ketinggian ke arah gunung. Selain itu, lokasi didirikannya perumahan pengungsi Sinabung adalah areal kawasan hutan agropolitan dan harus ekstra hati-hati, serta jangan sampai merusak daerah yang selama ini dilindungi pemerintah.

"Pengungsi erupsi Sinabung yang akan tinggal di daerah itu, harus ikut melestarikan kawasan hutan industri tersebut," katanya.

Data yang diperoleh, bahwa luas lahan yang akan dijadikan tempat tinggal bagi pengungsi Sinabung sekitar 30 hektare dan daerah perladangan adalah 450 hektare.
Sedangkan, jumlah pengungsi Sinabung yang akan direlokasi sebanyak 1.700 kepala keluarga (KK).

Tempat daerah relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung hanya berjarak lebih kurang 7 kilometer dari Kota Kabanjahe, Ibu kota Kabupaten Karo.
Jumlah pengungsi erupsi Gunung Sinabung saat ini mencapai sebanyak 2.443 jiwa atau 795 kepala keluarga, yang ditampung di tujuh lokasi pengungsian.

Sumber : Antara