Sabtu , 05 Agustus 2017, 06:54 WIB

Pramuka Korea Selatan Beri Penghargaan Kepada Adhyaksa Dault

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Hazliansyah
Kwarnas Gerakan Pramuka
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault saat membuka pencanangan Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran 1438 H
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault saat membuka pencanangan Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran 1438 H

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menerima The Mungunghwa Bronze Medal dari Organisasi Pramuka Korea Selatan. Penghargaan disampaikan IM Hyun-Cheol dari Kedutaan Besar Korea Selatan di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/8).

IM Hyun-Cheol diterima Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa, Susi Yulianti didampingi Indo Reyano Samili, Brata Tryana Hardjosubroto, dan Hendra Heny Handries (Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka).

Susi mengatakan, Pramuka Korea menilai Adhyaksa telah memberikan banyak perubahan positif untuk kemajuan kepramukaan di dua negara.

"Penghargaan ini diberikan untuk Kak Adhyaksa Dault, karena dinilai dianggap telah memajukan kegiatan Pramuka dan hubungan baik dengan Korea Selatan," ujar Susi di Kantor Kwarnas dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (4/8).

Kedua pihak sepakat menjalin kerja sama untuk peningkatan pendidikan kepramukaan.

Susi menambahkan, dalam pertemuan itu dibahas bahwa kedua pihak siap membuat program pertukaran anggota. "Salah satu kerjasama yang kita sedang jajaki adalah program pertukaran Pramuka," tambah Susi.

Sebelumnya, pada 20 Maret 2017, Adhyaksa Dault juga menerima penghargaan Bintang Jasa Cemerlang dari Persekutuan Pengakap (Pramuka) Kerajaan Brunei Darussalam. Penghargaan disematkan langsung oleh Ketua Persekutuan Pengakap Negara Brunei Darussalam, Haji Awang Badar bin Haji Awang Ali.

Sebagai informasi, pada 13-21 Agustus 2017 nanti, Kwarnas Gerakan Pramuka akan menyelenggarakan Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka. Kegiatan ini diikuti 15.000 Pramuka dari 34 Provinsi dan 514 Kota/Kabupaten dari seluruh NKRI.