Kamis , 18 Mei 2017, 10:27 WIB

Karang Taruna Sudu Kedatangan Tim Juri Provinsi

Red: Hazliansyah
dok: Karang Taruna Sudu Bangkit
Penilaian lapangan oleh tim juri seleksi pemilihan Karang Taruna terbaik tingkat provinsi Jawa Timur di Karang Taruna Sudu Bangkit
Penilaian lapangan oleh tim juri seleksi pemilihan Karang Taruna terbaik tingkat provinsi Jawa Timur di Karang Taruna Sudu Bangkit

REPUBLIKA.CO.ID, BOJONEGORO -- Karang Taruna Sudu Bangkit dari Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, kedatangan tim juri seleksi pemilihan Karang Taruna terbaik tingkat provinsi Jawa Timur. 

Rombongan tim juri disambut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan pengurus Kartar Sudu di Balai Desa setempat, Rabu (18/5).

Ketua Karang Taruna Sudu Bangkit, Syaiful Huda menjelaskan, kedatangan tim juri merupakan bagian dari upaya pembinaan karang taruna dan melakukan penilaian.

"Kunjungan juri hari ini ingin mengetahui langsung kegiatan Karang Taruna di Sudu dengan terjun ke lapangan,” jelas Huda.

Dia menjelaskan, survei penilaian lapangan dari tim juri provinsi juga bagian dari tindak lanjut lomba dan seleksi pilar sosial melalui karang taruna terbaik tingkat provinsi Jawa Timur. "Bahkan kita juga mendapat pembinaan," lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, tim juri juga melakukan penilaian objektif terkait persepsi masyarakat terhadap Karang Taruna Sudu Bangkit.

Hadir pula Kepala Desa (Kades) Sudu, Trikasih, sejumlah perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro, Ketua Ketua Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan yang turut ikut mendampingi.

Sebelumnya diberitakan, Kartar Sudu Bangkit dari Desa Sudu mendapat penghormatan mewakili Kabupaten Bojonegoro dalam ajang Lomba dan seleksi pilar sosial pemilihan Kartar terbaik tingkat provinsi Jawa Timur.
Dipilihnya Kartar Sudu tidak lepas dari prestasi yang pernah dicapai.

Kartar Sudu berhasil menyabet juara 1 sebagai Karang Taruna produktif tingkat Kabupaten ditahun 2015 lalu.
 
Dalam ajang ini, terdapat beberapa bidang yang akan dilombakan. Diantaranya Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), administrasi, rekreasi, olahraga, kesenian, budaya dan kerjasama yang dilakukan kartar dengan pihak  lain. Terutama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Berita Terkait