Jumat , 05 Mei 2017, 19:41 WIB

IIPG Gelar Bakti Sosial di Dua Yayasan Pendidikan Sukabumi

Red: Hazliansyah
Republika/Yasin Habibi
Renovasi Masjid (ilustrasi)
Renovasi Masjid (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) terus melakukan kegiatan, termasuk bakti sosial yang digelar di dua tempat di Sukabumi, Jawa Barat. Bakti sosial dilakukan di Yayasan Miftahul Falah Sinar Family di Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Bantuan yang diberikan adalah berupa renovasi masjid yang dikelola yayasan tersebut. Selanjutnya, bakti sosial yang kedua adalah bantuan renovasi Yayasan Al Barokah di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Lembur Situ, Kotamadya Sukabumi.

“Kunjungan kali ini adalah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dua Yayasan Pendidikan yang kami bantu adalah lembaga yang aktif menyelenggarakan pendidikan baik formal dan non formal,” ujar Ketua IIPG Deisti Novanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/5).

Ia mengatakan, pemilihan Sukabumi sebagai lokasi bakti sosial, karena terkait dengan program kunjungan konsolidasi dengan IIPG di tingkat Kabupaten dan Kota.

“Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Barat, adalah kepengurusan IIPG yang pertama diresmikan, sejak IIPG Pusat diresmikan satu tahun yang lalu. Setelah Sukabumi, kita akan melakukan kunjungan ke Kabupaten dan Kotamadya Bogor, Garut dan Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat,” kata dia.

Dalam kesempatan itu IIPG juga menyerahkan bantuan berupa makanan sehat untuk balita dan ibu hamil.

“Kesejahteraan msyarakat, menjadi program unggulan IIPG. Setelah Rumah Pangan Golkar, kami juga sedang merintis pengembangan Rumah Sejahtera, lebih kepada revitalisasi posyandu-posyandu di daerah,” ujar Letty Roemkono, Koordinator Bidang Kesra IIPG.

Letty mengatakan, IIPG dalam setiap programnya selalu menitikberatkan kepada komunitas. Kartu Komunitas yang telah diluncurkan IIPG setahun yang lalu adalah parameter dari target IIPG dalam implementasi programnya.

Seperti Rumah Pangan Golkar (RPG), bantuan semprotan untuk petani, bantuan perlengkapan menangkap ikan untuk nelayan dan pembangunan sarana ibadah serta pendidikan.

IIPG juga menaruh perhatian kepada pendidikan masyarakat. Salah satunya dengan mendirikan Sahabat perlindungan Anak (SAPA) Indonesia. SAPA bergerak dalam edukasi terhadap masyarakat, dalam hal ini orang tua dalam upaya melindungi anak dari tindak kekerasan baik fisik, verbal, dan kekerasan seksual.

Edukasi terhadap masyarakat juga dilakukan dalam menanggulangi bahaya narkoba dimulai dari pertahanan keluarga.

“Ketahanan komunitas termasuk keluarga adalah prioritas IIPG dalam implementasi setiap program. Bermula dari keluarga, sebagai unit terkecil sebuah komunitas, maka pendidikan nasional akan berdampak kepada ketahanan nasional," kata dia.