Jumat , 10 Maret 2017, 16:28 WIB

Tingkatkan Peranan Perempuan, CIRI Gelar Pelatihan Coding Mom

Red: Hazliansyah
Republika/Hazliansyah
Citra Kartini Indonesia (CIRI)
Citra Kartini Indonesia (CIRI)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Citra Kartini Indonesia (CIRI) adalah sebuah komunitas yang berisikan para wanita dari beragam latar belakang dengan tujuan sama. Meningkatkan peranan perempuan dalam pertumbuhan ekonomi kreatif dan perubahan iklim. Baik di dalam keluarga ataupun dalam masyarakat yang lebih luas.

Berangkat dari tujuan tersebut, bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), CIRI menggelar pelatihan "Coding Mum" terhadap 20 perempuan dari berbagai latar komunitas.

Pelatihan yang menargetkan ibu rumah tangga dan pelaku UKM ini diharapkan dapat meningkatkan daya guna di era teknologi informasi. Ibu-ibu dapat memperoleh akses ekonomi lebih luas dan juga mendapat penghasilan dari bekerja paruh waktu di rumah.

Dara I Wahid, Ketua Bidang Perempuan dan Ekonomi Kreatif CIRI mengatakan, peserta nantinya diharapkan dapat bisa membuat sendiri front-end website, mulai dari toko daring (online), company profile, dan website bagi komunitasnya.

"Banyak ibu yang menjaga anak di rumah namun punya waktu luang untuk lebih kreatif. Melalui medsos memang sekarang bisa, tapi kita ingin mereka lebih luas. Wawasan mereka tidak hanya di media sosial," ujar Dara kepada Republika.co.id saat penutupan pelatihan "Coding Mum", Kamis (9/3) di Hotel Grand Kemang.

Dara mengatakan, denga pelatihan ini Ciri ingin pemberdayaan perempuan bisa ditingkatkan. Salah satunya melalui pengembangan ekonomi kreatif.

"Sehingga bisa menghasilkan untuk membangun ekonomi di keluarga dan membantu suami," kata dia.

Sementara Ketua CIRI Ayu Heni Rosan mengatakan, pemilihan peserta dari komunitas agar mereka yang telah mendapat pelatihan dapat meneruskan, mengajarkan dan membantu anggota lain dalam komunitasnya.

"Baik yang ingin menjadi programmer atau yang memiliki usaha UKM, sehingga ilmu yang didapat terus mengalir dan bermanfaat untuk orang banyak," ujar Ayu Heni Rosan.

Kedepannya, peserta pelatihan akan ikut menggerakkan CIRI Bazaar sebagai wadah dimana produk-produk UKM dari komunitas yang bersangkutan dapat ditampilkan. Mereka juga akan mendapat pendampingan dalam peningkatan kualitas seperti tampilan, izin, promosi online dan offline, marketing dan website sehingga cakupannya bisa lebih luas.

"Ini komunitas banyak latar belakangnya, macam-macam dan banyak karakteristiknya. Niat kita baik untuk memajukan para perempuan, biar ibu rumah tangga punya wawasan luas," ujar Ayu.