Kamis , 29 Juli 2010, 23:36 WIB

BRI Syariah Targetkan Pembiayaan Kendaraan Bermotor Hingga Rp 75 Miliar

Rep: Yogie Respati/ Red: Budi Raharjo
Amin Madani/Republika
Ari Purwandono
Ari Purwandono

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Bank-bank syariah mulai melirik pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor (KKB). BRI Syariah bahkan langsung tancap gas dengan memasang target pembiayaan KKB hingga sebesar Rp 75 miliar sampai akhir tahun nanti.

''BRI Syariah menargetkan pembiayaan KKB antara Rp 50-75 miliar,'' ujar Direktur Bisnis BRI Syariah, Ari Purwandono, kepada Republika, di Jakarta.

Ari memaparkan, dari total pembiayaan Rp 4,2 triliun pada semester I lalu, pembiayaan konsumer tercatat Rp 1,1 triliun. Dari jumlah tersebut sebagian besar didominasi pembiayaan KPR Rp 700 miliar, gadai Rp 200 miliar, dan sisanya dari dana talangan haji dan KKB. Di tahun ini BRI Syariah memang belum terlalu menggenjot pembiayaan KKB, namun lebih fokus pada pembiayaan KPR Syariah dan gadai yang telah memiliki basis bisnis cukup kuat.

Meski demikian, BRI Syariah ikut serta dalam ajang International Indonesia Motor Show (IIMS) untuk meningkatkan kinerja KKB dan memperkenalkan produk lainnya. Dalam ajang itu, BRI Syariah memperkenalkan KKB BRI Syariah iB TANCAP (Tanpa Uang Muka dan Cicilan Tetap).

Untuk menarik minat masyarakat dalam menggunakan pembiayaan KKB BRI Syariah, BRI Syariah menyediakan sejumlah promosi, seperti program angsuran Rp 23 ribu per bulan untuk setiap kelipatan Rp 1 juta dari harga mobilm dan uang muka nol persen. Ada pula hadiah 100 liter bensin dan margin khusus dengan memberikan margin tetap selama lima tahun dan lebih rendah.