Ahad , 17 Jul 2016, 14:29 WIB

Wonderful Indonesia Menggema di Viral Fest Asia 2016

Red: Dwi Murdaningsih
Republika/ Musiron
Pantai Kuta Bali. (Republika/Musiron)
Pantai Kuta Bali. (Republika/Musiron)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Artis-artis top media sosial yang memiliki jutaan followers memposting melalui smartphone  #ViralFestAsia2016, #VFA2016 dan #WonderfulIndonesia dalam Viral Fest Asia 2016 di Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Suasana makin ramai ketika puluhan selebriti dunia maya itu berfoto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Fred Chong, CEO Grup WebTvAsia yang mengundangnya. Giant stage yang dibuat tinggi megah itu pun penuh dengan artis dari 12 negara yang turut meramaikan fiesta itu. Letusan kembang api dari balik backdrop hitam pun bersahutan di atas langit GWK menandai dimulainya event bertabur bintang itu.

"Welcome to Wonderful Indonesia! Welcome to Bali! Salah satu pulau terindah di dunia. Silakan eksplorasi kehangatan budaya dan eksotisme Bali, lalu viralkan ke seluruh followers di media sosial Anda," sambut Menpar Arief Yahya di depan komunitas dunia maya itu.

Arief mengatakan Bali adalah destinasi kelas dunia, tempat berbagai berbagai rupa konferensi, pentas musik, perayaan dan sekaligus berlibur yang romantis. Tidak salah jika organizer WebTvAsia memilih Bali sebagai tempat Viral Fest Asia 2016 ini. Ketika para artis dari Korea, Cina, Hongkong, Taiwan, Singapore, Thailand, Malaysia, Jepang, India, Vietnam, Filipina dan tuan rumah Indonesia itu memposting aktivitas di Bali, maka ada dua kekuatan yang menyatu.

Followers dan fans para artis yang hadir jumlahnya jika ditotal mencapai 150 juta. "Karena itu ada pesan yang sangat kuat di balik Viral Fest Asia 2016 di Bali ini. Ada spirit kebersamaan sebagai bangsa Asia! Ada rasa saling menghormati perbedaan, borderless, dan menyatu dalam suasana yang nyaman di Bali," kata dia.

Dalam digital, lanjut Arief Yahya, ada istilah 'dunia ada di genggaman'. Wonderful Indonesia, lanjut Arief Yahya, akan menjadi negara pertama yang menggunakan WebTvAsia untuk mempromosikan pariwisata secara digital. Mereka punya banyak artis dan tokoh selebriti sebagai endorser, yang bisa menggerakkan followersnya berwisata ke tanah air. Cara promosi yang cerdas, dan cepat menyebar melalui viral media sosial.

Aplikasi pariwisata dalam bisnis digital ini, lanjut  Arief Yahya, ada tiga kategori. Look atau searching, lalu book dan payment. Posisi WebTvAsia ini masuk dalam kotak look atau searching. Tinggal dikoneksi dengan perusahaan book and payment, seperti Traveloka, Ctrip, Booking.Com, atau apa saja yang memudahkan pelanggan untuk reservasi dan pembayaran saja.

"Di seluruh dunia, para travellers sudah menggunakan media online untuk look, book and pay. Angkanya hampir 70 persen dan cenderung meningkat. Pasar pariwisata itu ada di sini!" ujarnya.

Termasuk pasar Cina, yang menjadi target market terbesar Indonesia, dengan proyeksi 10 juta di tahun 2019. "Media Tiongkok yang hadir di Viral Fest Asia 2016 ini adalah MeiPai, RenRen, QF.Com.Cn, dan lainnya. Mereka adalah media influencers yang terkuat di Tiongkok," kata Arief Yahya.

Juga MiVoTv, situs media tv online nomor 1 di Indonesia. Secara khusus Menpar Arief Yahya mengucapkan terima kasih kepada Mr Fred Chong, CEO Grup WebtvAsia yang sudah menjadikan Bali sebagai tempat event ini. Viral Fest Asia 2016 ini langsung menjadikan Indonesia sebagai pusat perhatian bagi pembuat content creative yang terkait dengan media, penyiaran, talent management, musik, video, film, animasi se Asia. "Kami sepakat untuk menjalin kerjasama lebih konkret pekan depan," katanya.

 

baca juga: Konser Dangdut dan Reggae Digelar di Perbatasan Papua