Rabu , 04 Oktober 2017, 11:27 WIB

Kekasih Pelaku Jadi Saksi Kunci Penembakan Las Vegas

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Esthi Maharani
Cris Carlson/AP Photo
Garis polisi melintasi kediaman Stephen Paddock pelaku penembakan massal di Las Vegas, Selasa (3/10).
Garis polisi melintasi kediaman Stephen Paddock pelaku penembakan massal di Las Vegas, Selasa (3/10).

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS - Pihak berwenang yang menyelidiki penembakan massal Las Vegas bersiap untuk melakukan pemeriksaan terhadap kekasih pelaku Stephen Paddock, yaitu Marilou Danley. Danley dilaporkan sedang dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat (AS) dari tempat kelahirannya, Filipina.

Sebelumnya Danley sempat menjadi orang yang paling dicari dalam kasus ini. Sherif Clack County, Joseph Lombardo, mengatakan ia telah berbicara dengan Danley di Filipina dan wanita tersebut akan akan dijadikan saksi kunci dalam penyelidikan.

"Investigasi dengan dia terus berlanjut dan kami akan mengantisipasi beberapa informasi lebih lanjut darinya. Telah dikonfirmasi Danley telah menaiki pesawat ke AS dengan petugas FBI," ujar Lombardo, dikutip The Guardian.

Lombardo menolak untuk mengomentari sebuah laporan bahwa Paddock telah mengirim 100 ribu dolar AS ke rekening Danley di Filipina sepekan sebelum serangan tersebut terjadi. Namun, juru bicara Biro Investigasi Nasional (NBI) Filipina, Nick Suarez, telah mengkonfirmasi laporan tersebut.

"Danley tiba di Filipina bulan lalu, dan kemudian ada transfer ke rekeningnya sebesar 100 ribu dari Stephen. FBI telah berkoordinasi dengan kantor Interpol Filipina untuk mencarinya," ujar Suarez.

Paddock melepaskan tembakan dari jendela kamarnya di lantai 32 Mandalay Bay Hotel and Casino, dan menewaskan 59 orang serta melukai lebih dari 500 orang penonton festival musik country. Polisi menyerbu kamarnya dan mendapati Paddock telah bunuh diri.

Pada Selasa (3/10), polisi memberikan informasi baru tentang Paddock dan bagaimana dia merencanakan serangan tersebut. Seorang agen dalam Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) mengatakan 47 senjata api telah ditemukan di tiga lokasi yang berbeda, termasuk kamar hotel Las Vegas, rumah di Verde, dan rumah Mesquite, Nevada.