Senin , 01 July 2013, 06:12 WIB

Demba Ba Kunjungi Makkah dan Madinah

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Mansyur Faqih
AP/Sang Tan
Demba Ba
Demba Ba

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyerang Chelsea, Demba Ba memanfaatkan libur kompetisi dengan melakukan ziarah religius ke Arab Saudi. Tidak tanggung-tanggung, Ba sepertinya menjalankan ibadah umrah ke Makkah dan Madinah. Dua tempat itu merupakan tanah suci bagi kaum Muslim karena menjadi tempat Nabi Muhammad SAW melakukan syiar Islam.

Meski tidak mengungkapkannya secara langsung, tapi hal itu tampak dari kicauan Twitter-nya. Mantan ujung tombak Newcastle United itu memamerkan dua foto, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Ba mengambil langsung foto yang memperlihatkan Kabah yang berada di dalam Masjidil Haram dari kejauhan.

"Nothing better than feeling the peace where it has all started (Tidak ada yang lebih baik dibanding rasa damai saat pertama kali memulai sesuatu)," katanya lewat akun @dembabafoot pada 24 Juni lalu.

Berselang dua hari kemudian, penghuni lini depan Timnas Senegal itu memperbarui statusnya dengan mengunggah foto salah satu sudut Masjid Nabawi yang memamerkan keindahan arsitekturnya. 

"After al masjid al haram, here is a view of masjid al nabawi! Most peaceful city on earth. #madina (Setelah dari Masjidil Haram, di sini sebuah pemandangan Masjid Nabawi. Kota penuh kedamaian di muka Bumi. Madinah)," katanya.

Ba memang termasuk pribadi Muslim taat. Dikenal selalu menjalankan ibadah shalat lima waktu, menolak minum minuman beralkohol, dan mendukung perjuangan Palestina. Ia juga dilaporkan tidak hanya sekali rindu berkunjung ke Tanah Suci.

Penggemar the Blues, khususnya Ba berkesempatan bertemu dengan idolanya itu saat melakukan lawatan ke Indonesia pada akhir Juli mendatang. Pelatih Jose Mourinho membawa skuat lengkap, seperti Fernando Torres, Frank Lampard, Eden Hazard, kiper Peter Cech, termasuk Ba. 

Bagi Ba, tentu menjadi kesan sendiri bisa berkunjung dan tampil di Jakarta yang penduduknya mayoritas penganut Islam. Karena tidak seperti di Eropa, nuansa bulan Ramadhan sangat terasa di sini.