Ahad , 02 December 2012, 18:03 WIB

Pasukan Kapiten, Kampanyekan Anti-Bullying Lewat Film

Rep: Umi Lailatul/ Red: Dewi Mardiani
Cinema Delapan
Salah satu adegan dalam film Pasukan Kapiten.
Salah satu adegan dalam film Pasukan Kapiten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekerasan yang terjadi di kalangan anak-anak/bully bukan tanpa alasan. Salah satu penyebab kekerasan (bully) makin terjadi karena rasa takut untuk mengeluarkan pendapat. Beranjak dari itu, Cinema Delapan dan Reload Pictures membuat film keluarga bertema anti-bullying berjudul Pasukan Kapiten.

Pasukan Kapiten merupakan film hiburan bagi keluarga dengan penuh pesan moral tentang persahabatan, keberanian, dan kekeluargaan. Film ini juga mengajarkan anak-anak untuk 'Berani Karena Benar' melawan kekerasan. Rudi Soedjarwo akhirnya ditunjuk sebagai sutradara film tersebut. 

''Saya melihat Rudi sebagai bapak yang peduli dengan perkembangan anak-anak Indonesia dan ia punya misi sosial yang sama. Itu sebabnya Rudi kami tunjuk dia sebagai sutradara,'' kata Reni A Daniel, Eksekutif produser Pasukan Kapiten.

Reni menjelaskan pesan yang ada di balik film ini adalah orang tua yang peduli terhadap perkembangan generasi muda Indonesia. ''Cita-cita kami sama, ingin punya generasi penerus pemberani, tidak mudah menyerah, dan berprestasi,'' kata Reni.

''Dalam film ini, anak-anak diajarkan agar kekerasan tidak dibalas dengan kekerasan, makanya slogan kita adalah 'Jangan, pakai otot, tapi pakai otak','' lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Alfani Wiryawan, produser Pasukan Kapiten. ''Kekerasan di kalangan anak muda sudah semakin kelewat batas. Karena itu lewat film bertema bullying ini, kami ingin kampanye untuk melawan kekerasan. Media film dipilih karena akan lebih mudah mengajarkan tentang anti-kekerasan ini kepada anak-anak. Karena bahasa visual pasti lebih mudah mereka pahami,'' kata Fani.

Sementara itu, Rudi selaku sutradara mengungkapkan alasan kenapa dirinya akhirnya mau menjadi sutradara. ''Film bertema ini sudah lama saya impi-impikan setelah Mengejar Matahari. Saya ingin membuat film bertema bully. Namun masih menunggu timing, produser yang tepat,'' katanya saat ditemui usai pemutaran perdana Film Pasukan Kapiten di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Ahad (2/12).

Berita Terkait