Selasa , 07 Juni 2016, 17:21 WIB

Yagemi dan Pemda Kabupaten Solok Canangkan Gerakan Pustaka Nagari Membaca

Red: Irwan Kelana
Dok Yagemi
Bupati Solok Gusmal (tengah) didampingi Ketua Umum Yagemi  Firdaus Oemar (kiri) dan Kepala Cabang (Kacab) PT Taspen Sumbar Jhon Irwan.
Bupati Solok Gusmal (tengah) didampingi Ketua Umum Yagemi Firdaus Oemar (kiri) dan Kepala Cabang (Kacab) PT Taspen Sumbar Jhon Irwan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK -- Yayasan Gemar Membaca (Yagemi) bekerja sama dengan pemerintahan Kabupaten Solok Sumatra Barat, mencanangkan program Pustaka Nagari Membaca dan Satu Guru Satu Buku.

Ketua Umum Yagemi Firdaus Oemar mengatakan, ini adalah saatnya mambangkik batang tarandam. “Ini adalah pepatah Minang yang memberi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda Minangkabau untuk bangun dari tidur panjang,” kata Firdaus Oemar saat peresmian pustaka nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Selasa (31/5).

Pada kesempatan yang sama, Bupati Solok H Gusmal SE MM, menyatakan, kegiatan dan program peningkatan minat budaya baca masyarakat ini juga sekaligus pencanangan Pustaka Nagari Membaca untuk 74 nagari se-Kabupaten Solok.
 
Kegiatan ini didukung oleh PT Taspen dan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI dalam menyumbang buku-buku untuk  masyarakat. “Dengan program bersama antara pemerintah, perusahaan, lembaga sosial masyarakat, insya Allah akan lahir putra-putri anak bangsa yg cerdas berilmu dan cerdas beriman,” kata Wakil Ketua Yagemi H E Afrizal Sinaro.

Afrizal menambahkan pada kesempatan tersebut sekaligus dicanangkan program Satu Guru Satu Buku. “Program Satu Guru Satu Buku adalah kegiatan pelatihan menulis bagi guru yang dicanangkan oleh Yagemi,” ujar Afrizal.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Cabang (Kacab) PT Taspen Sumbar Jhon Irwan menyerahkan secara simbolis satu tas paket buku kepada Bupati Solok. “Isi tas ini adalah buku bacaan ayah, buku bacaan ibu, dan buku bacaan anak,” kata Jhon Irwan.