Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gerbang Senja (Puisi)

Minggu, 03 Maret 2013, 17:30 WIB
Komentar : 0
Gerbang senja (ilustrasi)

Suatu kala dimana sang surya merangkak
Berpulang diri dibalik tabir gulitanya
Menyisakan suram binar biasan sinarnya
Mengalih awan munuju butiran senja

Bayu segara lembut menerpa raga
Semilir sejuk meresapi pikir nan jiwa
Burung-burung bernyanyi riang
Berpulang ria dari pengembaraannya
Menuju sarang tempat berteduhnya

Sementara jua tak luput dari pandang mata
Ribuan dedaunan hijau muda lagi tua
Riuh berlambaian ikut bersapa
Mengucap selamat jalan atas surya
Yang hendak kembali dalam peraduannya

Sungguh tampak keistimewaan suasana
Hingga tertangkap kata dalam tatalingua
"bak gerbang menuju pesta cahaya
Tempat bertandang sang dewi Persia"

Tiadalah tergali sesuatu mutiara makna
Dalam peristiwa rantai senja
Melainkan suatu tanda kebesaran Nya
Bagi insan yang merasa lagi percaya



Ahmad Yusuf
Pegawai swasta
Tinggal di Desa Sawojajar Kec. Wanasari Kab. Brebes, Jateng
 

Redaktur : Nidia Zuraya
4.007 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...