Indonesia tanah pusaka nan jaya,
tanah air beta nan kaya raya.
berdebur riak bahana di lembah suaka.
Tergerai sayup impian dan cita,
hitam melegam mutiara - bumi cendrawasih.
Terbentang cakrawala biru nan cerah,
semaikan imaji liar dalam cengkeraman zaman,
modernisasi dan pembangunan,
terdampar sauh dalam kesuraman,
mematung jauh dari penglihatan.
Semua tlah butakan telinga,
semasa luh merebas dera,
memantulkan hingar-binar suaka,
dibawah terik bumi cendrawasih,
terhalang gelapnya mega.
Menuruni ngarai suaka yang terusik,
diterangi redupnya sinar lentera,
ruapkan imaji yang tak biasa,
mendetak jemari tangan ratapi realita zaman,
apa gerangan yang buatmu bertolak,
usah kau berlari tenteramkan hati,
nantilah kami diufuk timur bahari,
mendekapmu penuh cinta,
handai taulan sehati.
Anggi Setyawan
Mahasiswa Semester 2, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang