Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Puisi: Bahtera Sunyi

Jumat, 22 Februari 2013, 05:00 WIB
Komentar : 0

Dentang waktu terus membahana
Dalam sunyi...senyap... dan sepi
Tak seorang pun peduli
Tak seorang pun menemani
Aku berjalan... menjelajahi peradaban

Ini bukan soal pencarian...sama sekali bukan
Karena aku telah menemukannya
Jauuuh di masa silam
Aku hanya ingin menuju Tuhan
Bahwa bahtera ini akan terus berjalan, bagaimana pun gelombang dan batu karang saling berkelindan
Betapa pun peradaban itu semakin berlari menerjang-nerjang

Gelegar...sekali dayung tetap menggelegar
Ketika aksara-aksara itu bertaburan
Saat angka-angka itu menari-nari keindahan
Elok di telinga tapi minus makna
Di balik fenomena ada nomena

Bahtera ini terus melaju
Waktu ini mendahului langkahku
Menghiasi relung-relung jiwa

Namun, tatapku terhenti pada pendar cahaya
Ada dirimu di tepian sana
Engkau bagaikan langit yang memerah saat senja
Engkau seperti mawar yang merah merekah ketika Dhuha
Sepotong surga yang kujumpa saat tsunami bangsa

Akankah aku terus berjalan di kelamnya malam?
Dalam sunyi...senyap...dan sepi?
Sendiri tanpa ditemani?


Mataram, saat adzan Maghrib Sabtu 16-02-2013



Penulis: Aulia Agus Iswar
Mahasiswa dan Tenaga Ahli DPR-RI


Redaktur : Nidia Zuraya
2.470 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...