REPUBLIKA.CO.ID, Pernah teruntai cerita manis antara kita
Terkadang pahit kan terasa
Inilah Kita dan Dunia
Akan abadi atau binasa?
Kala ku buka lembar demi lembar kenangan itu
Adakah satu yang tersisa dalam hidupmu ?
Walau satu episode bayangan semu ?
Atau, satu dekade kisah klasik dulu terpadu ?
Kini tak terasa dan tak tersisa
Hanya sedikit mungkin menjulang asa
Kala perpisahan menjadi akhir kita bersua
Aku diam, tatkala takdir sudah berkata
Kini dapatlah hati merindu bayang telah berlalu
Bagai pisau menusuk nadi sendu sembilu
Aku lemah tak berdaya menahan pilu
Melayang aku ke tujuh lapis langit kelabu
Wahai Sang Pencipta, yang menjaga malam demi malam
Bangunkan Aku dari mimpi yang kelam
Aku terlalu nyenyak akan Api Mimpi yang tak kunjung padam
Semoga ini hanya memori terputar di masa silam
Mira Rizky Yulianty (18 Tahun)
Mahasiswi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bandung, Prodi Keperawatan Bogor