Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Puisi: Lautan Jakarta

Rabu, 23 Januari 2013, 09:10 WIB
Komentar : 0
Republika/Rakhmawaty La'lang
Aktivitas warga Pluit di tengah kepungan Banjir yang empat hari telah menggenangi kawasan mewah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad (20/1).

Jakarta tlah menjadi lautan

Di mana-mana air menggenang

Di mana-mana sampah berserakan

Di mana-mana terdengar jerit dan tangisan

Di mana-mana manusia menjadi korban


Jakarta tlah menjadi lautan

Kenapa mesti terulang

Kenapa tidak ada tindakan

Kenapa semua tanpa persiapan

Kenapa masyarakat selalu mengabaikan


Jakarta tlah menjadi lautan

Ayo bangkit dan tegakkan

Namamu sebagai Kota Metropolitan

Pusat ekonomi dan pemerintahan

Budaya dan pendidikan


Jakarta tllah menjadi lautan

Jadikan ini semua sebagai pelajaran

Meningkatkan iman dan ketakwaan

Kepada Allah yang Maha Rahman

Tuhan semua insan



Jakarta, 21 Januari 2013


Ahmad Ahid

Redaktur : Miftahul Falah
2.011 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...