Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bisakah Kau Jelaskan? (#puisi)

Wednesday, 05 September 2012, 16:54 WIB
Komentar : 1
desktopnexus.com
Ilustrasi
Ilustrasi

Kau yang tersipu di seberang jalan

Apakah kini jengah menyergapmu?

Bisakah kau jelaskan;

Arti senyum setipis kabut fajar,

dari hati yang hinggap di pohon candu?



Kau yang menjejak ringan angin semilir,

kini terbenam dalam pusara yang bergelora

Bisakah kau jelaskan;

Di mana langkah-langkah setulus hati,

dalam pengabdian cinta dan doa?



Kau yang mereguk manisnya tekad

Kenapa kini dusta jadi gincu di bibirmu?

Bisakah kau jelaskan;

Harus ke mana kucari sosok

bidadari dalam ayat-ayat yang telah nyata?



Kau yang tak lagi ada di pelupuk mata

Jangan pernah hadir jika sama saja!

Bisakah kau jelaskan;

Harus kuletakkan di mana namamu

padahal dulu seharum kasturi yang semerbak mewangi?



Kau yang kini berjalan menutup mata,

tetap berjalanlah dengan menggunakan hati.

Bisakah kau jelaskan;

Cahaya mentari tak menyusup ke dalam rimba

tapi cahaya Tuhan menyentuh ke dasar jiwa?



Akmal Nurdwiyan S.

Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang

Redaktur : Miftahul Falah
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...