Minggu, 9 Rajab 1434 / 19 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ketika @aresalbirru Bertutur tentang Negeri di Atas Awan

Jumat, 08 Juni 2012, 18:39 WIB
Komentar : 0
nepaliblogger.com
Negeri di atas awan (ilustrasi)
Negeri di atas awan (ilustrasi)

NEGERI DI ATAS AWAN



Negeriku, negeri di atas awan

Di mana tempat berbagai macam impian bisa kau dapatkan

Jika engkau mencari surga di dunia

Aku yakin disinilah kau bisa dapatkan



Negeriku, luas terbentang

Mungkin jika kau bisa terbang

Kau bisa merasakan betapa luasnya sejauh mata memandang

Apa yang kau lihat takkan pernah henti untuk kau kenang 



Penduduknya ramah tak kenal pamrih

Tak pernah ada kisruh yang meregang nyawa

Berbicara soal moral, mereka sangatlah sopan

Di mana setiap seremoni menjunjung tinggi budaya luhur



Anak-anak di sini meneguk susu setiap matahari terbit

Ya, termasuk aku dulu

Tak ada yang papa akan asupan di sini

Apalagi perut terbusung lapar



Sekolah kami pun tak berbayar

Tak ada pungutan biaya apalagi paksaan liar

Atapnya jika tiris segera diperbaiki

Bangkunya jika rusak segera diganti



Negeriku, negeri yang sehat

Rumah penyembuhan di sini tak pernah menolak si sakit

Baik mereka kaya ataupun miskin

Mereka diperlakukan sama saja setara



Jalan raya di sini, lancar!

Tidak ada lautan roda empat yang berlarut

Jika kau kesini, kau akan sampai di tujuan layaknya angin

Juga tidak ada yang memaki-maki di bumi beraspal



Kawan, negerimu bagaimana?

Adakah negerimu sederhana tapi sejahtera,

di mana orang-orang tersenyum hangat saling menyapa



Jika kau mau negerimu seperti negeri di atas awan

Aku siap membantu

Bersama kita membangun negeri, 

bukan negeriku saja, bukan hanya negerimu juga, Negeri Kita..



Ares Albirru Amsal

Twitter: @aresalbirru

Mari membangun Indonesia

Redaktur : Miftahul Falah
6.371 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Wow, Kemeja 100 Hari Pakai Tak Perlu Dicuci
JAKARTA--Untuk sebagian pria, mencuci kemeja adalah hal yang merepotkan. Tak heran, apabila kemeja yang dipakai bisa berhari-hari tetap dikenakan. Produsen kemeja asal...