Purnama Cinta (puisi)

Rabu, 08 Pebruari 2012, 13:54 WIB
Baltyra
Purnama Cinta (puisi)
Ilustrasi

 

Duhai khalifah cinta,

Biarlah Sang Gembala Cinta yang membawamu dalam keindahan-Nya

Biarlah cinta-Nya melebur,

hingga ia berkobar dalam dada

Mengalir perlahan dalam keridhoan-Nya


Wahai penikmat cinta

Rasailah "ia" dalam setiap hela nafas-Nya

Hingga kau petik manis tiap maknanya

Bukan karena fatamorgana

Pun bukan karena hiasan dunia


Wahai penyair cinta

Purnama datang karena temarang

Kerana ia pun menanti sinaran

Cahaya mentari yang berkilauan

Butiran berlian pemilik Iman pujaan



Abi Hariri



 

Redaktur: Miftahul Falah
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Usamah membonceng Nabi dari Arafah sampai Mudzalifah. Kemudian beliau memboncengkan al-Fadhl dari Mudzalifah sampai ke Mina. Ia, berkata, "Nabi selalu membaca talbiyah dengan suara keras sehingga beliau melempar jumrah Aqabah."(HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...