Qur'anku, Gitar Kehidupanku (puisi)

Selasa, 07 Pebruari 2012, 12:51 WIB
wikipedia
Qur'anku, Gitar Kehidupanku (puisi)
Ilustrasi

Qur'anku, Gitar kehidupanku.

Setiap dentingnya menyejukkan langkahku.

Menciptakan sejuta harmoni dalam simponi hidupku.

Ku biarkan ia berdendang, menyelusup dalam seluk beluk nadiku.

Hingga gemanya bersua menembus pelita.


Ku petik satu demi satu maknanya.

Menjelaskan keMaha Kuasaan Sang Pencipta

Melantunkan akustik terindah sepanjang masa.


Qur'anku, Gitar kehidupanku.

Kan ku mainkan setiap dawai ayatnya.

Pun jari jemariku memetik tiap maknanya.

Menuntunku di setiap melodi jejaknya.


Qur'anku, Gitar kehidupanku.

Ia selalu dalam genggamanku.

Kerana ia Teman setia pelantun titah Rasul.


Qur'anku, Gitar kehidupanku

Meski ku belum pandai memainkanmu dalam rindu

Namun kuberjanji seumur hidupku...

Untuk terus belajar bersamamu

Melantun nada sendu cinta-Nya padaku



Abi Hariri


Redaktur: Miftahul Falah
Ibnu Umar r.a. berkata, "Saya tidak pernah meninggalkan menyentuh dua rukun ini sejak saya melihat Nabi menyentuhnya." Ubaidullah berkata kepada Nafi', "Apakah Ibnu Umar berjalan antara kedua rukun itu?" Ia menjawab, "Ibnu Umar hanyalah berjalan biasa agar lebih mudah baginya untuk menyentuh itu."(HR Bukhari)
gunawan, Rabu, 8 Pebruari 2012, 07:15

Aslmkm.
Ijin share.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...