Selasa , 17 November 2015, 19:20 WIB

Gubernur NTB Usulkan Insentif Bagi Guru DaerahTerpencil

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Indah Wulandari
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Seorang ibu di daerah terpencil di Kepulauan Karimata, Kalbar memakaikan seragam, Senin (19/10)
Seorang ibu di daerah terpencil di Kepulauan Karimata, Kalbar memakaikan seragam, Senin (19/10)

REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi mendorong Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) bersama unsur kabupaten untuk mengalokasikan dana insentif bagi guru di daerah terpencil. Itu dilakukan agar guru mau bertugas di daerah yang terpencil.

"Apakah cukup atau tidak (insentif pusat), maka kalau tidak cukup kalau bisa dialokasikan dari provinsi dan kabupaten untuk membuat insentif agar guru mau bertugas di daerah terpencil," ujarnya di Kota Mataram, Selasa (17/11).

Ia menuturkan, pemerataan guru di daerah masih menjadi permasalahan sebab guru-guru lebih banyak ingin mengajar di kota. Oleh karena itu, jika guru lebih tertarik mengajar di kota maka perlu menyiapkan insentif dari daerah agar mereka mau mengajar di terpencil.

Dirinya pun meminta Kadikpora untuk merealokasi jumlah guru yang berada di Kota untuk mengajar di desa. Itu dilakukan agar sebaran guru di kota dan di desa bisa merata.

Kadikpora NTB, Rosiady Sayuti mengatakan selama ini guru terpencil saat menjadi Pegawai Negeri Sipil selalu ingin pindah mengajar ke kota. Oleh karena itu pemerintah pusat mengalokasikan dana insentif bagi guru-guru yang mengajar di daerah.

"Ada insentif bagi guru terpencil sebesar gaji pokoknya tapi itu tidak mempan. Kita usulkan tambahan insentif guru terpencil kita sedang disusun," ungkapnya.