Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

HIMA IPA UNY Prakarsai 'Mass dan Miss IPA Competition'

Senin, 12 November 2012, 09:09 WIB
Komentar : 0
Ary Gunawan
Foto para Finalis dengan Dewan Juri.

Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HIMA IPA) Universitas Negeri Yogyakarta menggelar kegiatan bertajuk “Kreativitas dan Olahraga Prodi Pendidikan IPA” (KORPIPA) tahun ke-3 pada Sabtu (3/11). Kegiatan ini mengangkat tema “Mengembangkan Kreativitas dan Sportivitas dengan KORPIPA”. Kegiatan ini merupakan program kerja rutin HIMA IPA UNY setiap tahun.

“Kegiatan KORPIPA ini rutin diselenggarakan tiap tahun. KORPIPA kali ini  terdiri dari berbagai perlombaan, di antaranya Mass dan Miss IPA Competition, Pameran Seni (handmade dan mading), lomba kreasi masak, dan lomba futsall antarkelas,” demikian disampaikan Eko Kurniawan selaku Ketua Panitia.

Tujuan diselenggarakan KORPIPA adalah untuk mengakrabkan mahasiswa antar kelas dan antar angkatan serta mengembangkan kreativitas, bakat, dan potensi mahasiswa di bidang ekstrakurikuler nonakademis. Selain itu, KORPIPA ini juga merupakan ajang berlatih bagi mahasiswa baru Pendidikan IPA angkatan 2012 untuk mengorganisasikan kegiatan sebagai rangkaian follow up dari Student Development Program (SDP) HIMA IPA 2012.

“Selain sebagai ajang lomba kreativitas dan olahraga, KORPIPA juga dijadikan wahana follow up dari Student Development Program (SDP) HIMA IPA yang sepenuhnya dikelola oleh Bidang Pengembangan Potensi Sumber Daya Mahasiswa (PPSDM).” Terang Ketua Bidang PPSDM HIMA IPA 2012 Ominia Pratama.

Acara KORPIPA dibuka pukul 08.00 WIB bertempat di Taman Ormawa FMIPA. Kegiatan ini melibatkan hampir seluruh mahasiswa Program Studi pendidikan IPA angkatan 2010 – 2012. Mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini terlihat dari totalitas persiapan dalam mengikuti perlombaan.

Hal yang menarik dari KORPIPA tahun ini yakni, diselenggarakannya Mass dan Miss IPA Competition. Kegiatan ini berupa pemilihan duta mahasiswa melalui seleksi. Para peserta merupakan mahasiswa dan mahasiswi perwakilan masing-masing kelas dari semua angkatan.

Menurut Koordinator Acara Fauzia, acara Mass dan Miss IPA Competition ini merupakan yang perdana. Tujuannya adalah untuk menjaring mahasiswa dan mahasiswi potensial baik akademik maupun nonakademik sebagai icon positif untuk pencitraan Program Studi Pendidikan IPA.

Para peserta Mass dan Miss IPA diwajibkan mengenakan pakaian adat Jawa. Seleksi dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu performance, sesi tanya jawab, pentas bakat, dan ditutup dengan orasi visi-misi kandidat. Yang bertindak sebagai dewan juri yaitu Koordinator Forum Mahasiswa IPA Indonesia (FORMIPA Indonesia) 2011 Ary Gunawan dan Sekretaris Umum UKM-Penelitian UNY 2012 Zam-zam Fatma Ambarsari.

Kegiatan KORPIPA ini ditutup sekitar pukul 14.30 WIB. Adapun hasil kejuarannya sebagai berikut:

- Juara Lomba Masak dimenangkan oleh Kelas A 2010;

- Pameran seni dimenangkan oleh Kelas Internasional 2010;

- Lomba Futsal Putra dan Putri dimenangkan Kelas Internasional 2010;

- Juara Mass IPA 2012 diraih Sofyan Nugroho Kelas Internasional 2012 dan Miss IPA 2012 diraih oleh Wiwik Susilowati Kelas A 2010.



Ary Gunawan
Mahasiswa FMIPA UNY/ Pegiat Komunitas Pena Indonesia

Redaktur : Miftahul Falah
951 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...