Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pungli di Kantor Pos Tegaldlimo

Jumat, 07 September 2012, 15:53 WIB
Komentar : 20
Antara
Pos Indonesia (ilustrasi)
Pos Indonesia (ilustrasi)

Saya WNI yang tinggal dan bekerja di LN (AS). Beberapa kali saya kirim paket (multivitamin dan sedikit souvenir) ke orang tua saya di Tegaldlimo, Banyuwangi, Jatim. Saya selalu pakai jasa USPS (pos pemerintah AS), dan diteruskan ke alamat oleh Pos Indonesia.

Saya selalu bayar biaya pengiriman di USPS, dan mereka bilang paling lambat 10 hari kerja sampai. Tapi faktanya, selalu di atas 2 minggu.

Setiap kali paketnya sampai, orang tua selalu telepon kalau barangnya sampai. Tapi mereka selalu mengeluhkan BIAYA TEBUSAN. Beberapa kali biayanya 200-an ribu. Puncaknya pas seminggu sebelum lebaran kemarin, mereka diminta biaya Rp 550.000 untuk sekadar ambil barang. Sungguh amat sangat MENJENGKELKAN!!!

Saya juga pernah kirim barang ke teman di Malang, dia bilang cuma kena Rp 17 ribu. So, ada apa dengan Kantor Pos Indonesia (khususnya Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi)?

Tolong yang bersangkutan, jangan ada lagi praktik seperti itu. Tidak semua orang punya uang banyak, apalagi hanya untuk mengambil paket di kantor pos.


Lisma WB

Seattle, WA

USA

Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  sumardi Kamis, 11 Oktober 2012, 20:02
Gak hanya di wilayah anda, semua kantor pos di daerah seperti itu, emang kantor pos indonesia jd laadang korupsi paling subur
  rahmad Kamis, 27 September 2012, 08:34
Saya dulu pernah mengalami hal yang sama, krn saya mencantumkan nilai barang yang saya kirim, pengiriman barang berikutnya saya hanya mencantumkan nilai kecil, (krn barang tersebut hanya oleh-oleh) saran saya buat harga barang yg dikirim dibawah harga yg akan dikenakan pajak, untuk nilainya.
  amir Jumat, 21 September 2012, 07:37
Kalo memang ada yg harus dibayar berdasarkan peraturan sih gak apa2. Yang penting tarifnya jelas, ada tanda terima, dan yang dibayar sesuai dengan tanda terima. Bila tidak, maka otomatis pungli atau korupsi!
  nurhaji Selasa, 18 September 2012, 18:35
jangan dulu berpikir negatif, kita tidak tahu persis apa yang terjadi...setahu saya kalo ada barang masuk dari LN dengan harga atau barang tertentu kena biaya-biaya berkaitan dengan kepabeanan seperti bea masuk, PPN, PPh, PPnBM, dll...
  Org yg teraniaya Minggu, 16 September 2012, 20:45
Saya mengalaminya sendiri, waktu adik ipar sy ksh hadiah sepatu dan tas utk anak sy, masa disuruh byr tebusan 700rb, ga bisa ditawar,kalo mau minta nego sm petugas beacukai bandara, cape deh