Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pungli di Pelabuhan

Senin, 16 Januari 2012, 15:56 WIB
Komentar : 0

Pengalaman ini terjadi pada saat saya sedang melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kepelabuhan. Kejadiannya terjadi pada saat saya ikut ke lapangan, tepatnya ikut mengurusi kegiatan pengeluaran barang import dari gudang PT. Airin saat pemeriksaan dokumen oleh pihak Bea Cukai yang bertugas di sana.

Sejak pertama pemeriksaan, saya dititipkan beberapa lembar uang oleh pihak perusahaan tempat saya PKL. Saya sempat menanyakan untuk apa kegunaannya, dan dijelaskan bahwa uang itu sebagai pelicin bagi pihak otoritas, tepatnya bea cukai, untuk mempercepat pemberian izin utuk mengeluarkan barang.

Mungkin uang itu tidak terlihat besar bagi pemilik barang karena hanya berkisar Rp 5 ribu – Rp 30 ribu rupiah, namun itu menjadi cerminan dimana kebobrokan bangsa ini telah berakar sampai ke tingkatan yang paling bawah.


Agung Saputra

Redaktur : Johar Arif
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...