Pungli di Pelabuhan

Senin, 16 Januari 2012, 15:56 WIB

Pengalaman ini terjadi pada saat saya sedang melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kepelabuhan. Kejadiannya terjadi pada saat saya ikut ke lapangan, tepatnya ikut mengurusi kegiatan pengeluaran barang import dari gudang PT. Airin saat pemeriksaan dokumen oleh pihak Bea Cukai yang bertugas di sana.

Sejak pertama pemeriksaan, saya dititipkan beberapa lembar uang oleh pihak perusahaan tempat saya PKL. Saya sempat menanyakan untuk apa kegunaannya, dan dijelaskan bahwa uang itu sebagai pelicin bagi pihak otoritas, tepatnya bea cukai, untuk mempercepat pemberian izin utuk mengeluarkan barang.

Mungkin uang itu tidak terlihat besar bagi pemilik barang karena hanya berkisar Rp 5 ribu – Rp 30 ribu rupiah, namun itu menjadi cerminan dimana kebobrokan bangsa ini telah berakar sampai ke tingkatan yang paling bawah.


Agung Saputra

Redaktur: Johar Arif
Dari Nabi saw., seorang jatuh dari untanya dan meninggal dunia. Lalu Nabi saw. bersabda: Mandikanlah ia dengan daun bidara, kafanilah dengan kedua pakaiannya, dan janganlah engkau tutup kepalanya, sesungguhnya Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiah.(HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...