Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

ACT akan Rehab Pemukiman Rohingya

Tuesday, 18 September 2012, 23:26 WIB
Komentar : 1
  Aksi massal simpatisan Partai Keadilan Sejahtera Solidaritas Untuk Muslim Rohingya (Myanmar) dan Syria di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (12/8).  (Aditya Pradana Putra/Republika)
Aksi massal simpatisan Partai Keadilan Sejahtera Solidaritas Untuk Muslim Rohingya (Myanmar) dan Syria di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (12/8). (Aditya Pradana Putra/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kemanusian asal Indonesia, Aksi Cepat Tanggap (ACT) siap membantu rehabilitasi beberapa perkampungan etnis Muslim Rohingya di Sittwe, Myanmar.

Wakil Presiden ACT, Syuhelmaidi Syukur mengatakan, rehabilitasi pembangunan tersebut akan terlaksana jika adanya kepastian berhentinya konflik antar etnis di negara Bagian Rakhine.

"Kami telah berencana untuk melakukan itu,'' kata Syukur, Selasa (18/9).

Dia menjelaskan, berdasar dari keberhasilan lembaga tersebut menembus salah satu pemukiman konflik di Myanmar, diperoleh informasi langsung mengenai pentingnya mengembalikan fungsi setiap perkampungan yang selama ini menjadi daerah konflik. Dia tidak menjelaskan berapa perkampungan, dan berapa rumah tinggal yang nantinya didirikan kembali.

Namun saat ini lembaga yang dipimpinnya telah berhasil memperoleh donasi miliaran rupiah. Kata dia, dana tersebut adalah amanah masyarakat yang dialokasikan untuk membantu etnis minoritas korban kekerasan komunal tersebut.

Dia menambahkan, tim relawan ACT akan kembali diberangkatkan akhir pekan ini ke Sittwe, untuk merealisasikan bantuan yang terkumpul tersebut.

Sebelumnya relawan ACT juga telah disebar dibeberapa titik-titik pengungsian korban konflik antara etnis Buddha Arakan dan Muslim Rohingya tersebut, antara lain di Bangladesh, dan di Sittwe sendiri.

Reporter : Bambang Noroyono
Redaktur : Hazliansyah
"Orang munafik adalah orang yang banyak mencela, dan merasa dirinya lebih baik dibandingkan saudaranya"((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...