Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hari Ini, Delegasi PKS Buka Dialog dengan KBRI dan Ormas Myanmar

Selasa, 11 September 2012, 11:55 WIB
Komentar : 5
Khin Maung Win/AP
Pengungsi etnis Rohingya di kamp pengungsi Baw Pha Du di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Myanmar, Rabu, (1/8).
Pengungsi etnis Rohingya di kamp pengungsi Baw Pha Du di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Myanmar, Rabu, (1/8).

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama sejumlah delegasi organisasi masyarakat islam berniat membuka dialog di Myanmar. Rombongan yang dimpimpin Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim telah tiba di Yangon, Myanmar, Senin (10/9).

Hari ini, Selasa (11/9), rombongan dijadwalkan bertemu dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Myanmar dan sejumlah ormas setempat. "Hari ini jadwalnya kami bertemu dengan KBRI," kata Hakim di Yangon, Myanmar, Selasa (11/9).

Tak hanya bertemu KBRI, rombongan juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat yang berasal dari tokoh keagamam islam ataupun budha. Menurut Hakim, delegasi saat ini akan melengkapi upaya yang telah dilakukan rombongan sebelumnya.

Tujuannya, kata dia, adalah memberikan bantuan kemanusiaan dan membangun solidaritas persaudaraan islam. "Kunjungan pertama adalah penguatan dialog diplomatik, kunjungan kedua memperkuat bantuan kemanusiaan dan solidaritas muslim," jelas Hakim.

Keberadaan delegasi kedua ini akan berada di Myanmar sampai dengan 13 September mendatang. Sebelumnya, pertengahan Agustus lalu, PKS mengirimkan delegasi pertama. Pengiriman delegasi tersebut guna mendorong pemerintah Myanmar untuk membuka akses bagi bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi di Rakhine, Arakan. Selain itu, delegasi juga mendorong KBRI untuk ikut peran serta dalam memberikan pertolongan.

Reporter : Ahmad Reza Safitri
Redaktur : Heri Ruslan
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  rifki ariansyah Rabu, 12 September 2012, 16:38
Hebat euy om Eza... :)
  yusup Selasa, 11 September 2012, 12:24
Masya Alloh, semangat berjuang saudaraku. Semoga Alloh SWT memberkahi langkahmu

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...