Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Warga Rohingya Berterima Kasih

Selasa, 31 Juli 2012, 10:33 WIB
Komentar : 2
dok pri
Anggota DPR fraksi PKS, Herlini Amran saat menemui pengungsi rohingya di Tanjung Pinang
Anggota DPR fraksi PKS, Herlini Amran saat menemui pengungsi rohingya di Tanjung Pinang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Muslim Rohingya, Myanmar, yang sedang mengalami penindasan di negara mereka, menyampaikan terima kasih kepada organisasi Jamaah Muslimin (Hizbullah) di Cileungsi, Bogor, atas bantuan yang mereka terima.

"Kami menerima surat pernyataan terima kasih itu langsung dari salah satu pemimpin Rohingya, Imum Ahmed, lewat surat elektronik yang dikirimkan kemarin," kata juru bicara Jamaah Muslimin (Hizbullah) Ali Farkhan Tsani di Jakarta, Selasa (31/7).

Dalam surat itu, Imum Ahmed menyatakan terima kasih untuk rasa persaudaraan dan kebaikannya kepada Rohingya yang terdampar di Indonesia. Bantuan itu, kata Ali, diberikan lewat cabangnya di Aceh  ketika orang-orang Rohingya melarikan diri dari serangan di kawasan Arakan, Myanmar. Dengan menggunakan perahu, mereka terdampara di Aceh, belum lama ini.

"Kami tidak mendapat pertolongan di mana-mana, di dalam, maupun di luar tanah air kami dan hanya saudara-saudari Muslim Indonesia yang kami lihat ada secercah cahaya harapan dan mengungkapkan persaudaraan kemanusiaan pada kami, yang kami cari selama ini," demikian salah satu kutipan dari surat elektronik tersebut.

Mengutip isi surat itu, Ali Farkhan menambahkan warga Rohingya menyatakan yakin Indonesia akan memimpin mereka menuju tatanan dunia yang setara, adil, dan bebas bagi segenap manusia dan seluruh ummat Islam. Sebelumnya, Asosiasi Rakyat Rohingya-Birma (Myanmar) yang berkedudukan di Uni Emirat Arab melalui pemimpinnya, Dr Than Aung telah menyampaikan pernyataan serupa untuk bantuan tersebut.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Kartun Resahkan Warga New York, Kok?
NEW YORK -- Belakangan, ada tren yang cukup meresahkan turis ke kota New York, yakni pemeran tokoh kartun yang terkesan memeras turis untuk...