Senin , 10 April 2017, 13:07 WIB

Pemerintah Indonesia Kecam Serangan Teror di Mesir

Red: Teguh Firmansyah
AP
Lokasi Gereja Koptik Mesir yang menjadi sasaran pengeboman.
Lokasi Gereja Koptik Mesir yang menjadi sasaran pengeboman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Pemerintah Indonesia mengecam rangkaian aksi teror peledakan bom yang terjadi pada Ahad (9/4), di beberapa gereja di Tanta dan Alexandria, Mesir. Serangan terjadi saat jemaat sedang beribadah di gereja.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Mesir dalam masa sulit ini. Indonesia yakin Pemerintah Mesir akan dapat segera mengungkap pelaku rangkaian tindakan teror tersebut dan segera membawa pelaku ke muka pengadilan," kata pernyataan pers Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia terus mengikuti perkembangan kondisi di Mesir. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo terus berkomunikasi dengan komunitas Indonesia di Mesir.

Baca juga, Mesr Nyatakan Keadaan Darurat.

Di Alexandria tercatat terdapat 128 warga negara Indonesia (WNI) dan di Tanta terdapat 21 WNI. Menurut keterangan dari KBRI Kairo, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam kejadian teror bom di Mesir itu.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi "hotline" KBRI Kairo pada nomor +20 102 222 9989.

Sumber : Antara