Minggu, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Obama Puji Surat 'Perdamaian' dari Presiden Iran

Senin, 16 September 2013, 19:28 WIB
Komentar : 0
AP/Charles Dharapak
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama memuji surat Presiden Iran, Hassan Rouhani yang ingin menjalin diplomasi dengan negaranya untuk kali pertama sejak revolusi pecah di Teheran 1979 silam.                                          

Dalam wawancara resmi di stasiun berita ABC News, Obama membenarkan rencana pertemuan itu. Surat Rouhani kepadanya dipuji dia sebagai langkah maju keluar dari kecurigaan. Tapi Obama mengatakan, pertemuan itu belum tentu menghasilkan perubahan.

"Dia (Raouhani) mengulurkan tangan kepada saya. Tapi kami (berdua) belum berbicara langsung," kata Obama, Ahad (15/9).

Obama menjelaskan, cara-cara diplomatis terbuka lebar bagi negara mana pun untuk kembali bersahabat dengan AS. Obama mencontohkan, kesepakatan AS dan Rusia terkait Suriah adalah contoh konkrit dari ucapannya.

Ia menyinggung persoalan senjata kimia milik rezim di Damaskus dapat terselesaikan di ruang diplomatik, dengan menyingkirkan rencana peperangan. "Mereka (Iran), harus ambil pelajaran (dari soal Suriah). Bahwa ada potensi menyelesaikan semua persoalan dengan cara-cara perdamaian," tuturnya.

Reporter : Bambang Noroyono
Redaktur : Karta Raharja Ucu
"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...

Berita Lainnya

Iran Buka Hubungan Baru dengan AS