Senin, 26 Zulhijjah 1435 / 20 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Paus Fransiskus Dukung Pertemuan untuk Perdamaian Suriah

Rabu, 05 Juni 2013, 22:11 WIB
Komentar : 0
AP
Paus Fransiskus
Paus Fransiskus

REPUBLIKA.CO.ID, VATIKAN--Paus Fransiskus pada Rabu (5/6) mendorong upaya masyarakat antarbangsa mengadakan muktamar perdamaian Suriah, yang sangat dinantikan. Paus juga menyerukan bantuan kemanusiaan lebih besar bagi pengungsi.

"Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat antarbangsa menegaskan niatnya untuk mewujudkan pembicaraan guna mengakhiri perang itu," katanya.
"Gagasan itu harus didukung dan diharapkan mengarah ke perdamaian," kata Paus dalam pertemuan dengan kelompok bantuan Katolik, yang bekerja dengan pengungsi di Suriah dan kawasan tersebut.
 
Diplomat Amerika Serikat, Rusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa bertemu di Jenewa pada Rabu untuk merencanakan muktamar perdamaian antarbangsa untuk mempertemukan pemerintah Suriah dan lawannya guna merundingkan pengakhiran perang, yang telah menewaskan 94.000 orang.
 
Dalam rencana semula, pembicaraan itu diadakan pada awal bulan ini -untuk membuat persetujuan, yang ditandatangani di Jenewa pada 30 Juni- ditunda hingga Juli, di tengah perbantahan tentang daftar tamu dan acaranya.
 
"Dalam menghadapi kekerasan luar biasa saat ini, saya sangat menekankan lagi imbauan akan perdamaian," kata Fransiskus. Seruan itu disampaikan di tengah peningkatan kekhawatiran atas dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah, seperti, gas sarin.
 
"Masyarakat antarbangsa, selain mengupayakan perundingan penyelesaian kemelut itu, saya minta penyediaan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi dan yang telantar serta rakyat Suriah, yang kehilangan rumah," tambahnya.
 
Paus asal Argentina itu mendorong kelompok bantuan Katolik terus membantu rakyat Suriah tanpa memperhatikan suku atau agamanya dan menyatakan Tahta Suci berupaya membangun masa depan damai bagi Suriah, tempat setiap orang dapat hidup bebas.
 
"Semoga kalian semua di sini memberitahu rakyat Suriah tercinta dan Timur Tengah bahwa Paus menyertai dan dekat dengan mereka. Gereja tidak akan meninggalkan mereka!" katanya.

 

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Adik Presiden Obama Kirim Video Ucapan Selamat untuk Jokowi
 Presiden Obama mengirim delegasi khusus guna menghadiri upacara pengambilan sumpah pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Sementara diaspora Indonesia di Amerika...