Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Karzai Setujui Jadwal Baru Penyerahan Penjara Bagram

Minggu, 17 Maret 2013, 22:12 WIB
Komentar : 0
www.eramuslim.com
Pangkalan Nato di Bagram Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL--Usul AS untuk menyerahkan penjara Bagram kepada pemerintah Afghanistan dalam waktu satu pekan mendapat persetujuan dari Presiden Afghanistan, Hamid Karzai. Pernyataan itu disiarkan oleh Istana Presiden.

"Dalam satu percakapan telepon dengan Presiden Karzai, Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, meminta waktu satu pekan bagi penyerahan seluruh Penjara Bagram kepada kedaulatan Afghanistan," kata pernyataan tersebut, yang diterima di Kabul, Ahad (17/3).

Kesepakatan tersebut telah dicapai setelah pernyataan keras Karzai pekan lalu atas penundaan militer AS untuk menyerahkan pusat penahanan yang memiliki nama negatif.

Karzai di dalam pernyataannya mengatakan penangkapan warga Afghanistan oleh orang asing yang memiliki pusat tahanan di Kabul adalah pelanggaran terhadap kedaulatan Afghanistan.

"Presiden Karzai setuju dengan tenggat waktu dan mengingatkan Menteri Hagel penyerahan telah ditunda beberapa kali pada waktu lalu dan saat ini penyerahan mesti terlaksana," pernyataan tersebut menekankan sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Penjara Bagram di Pangkalan Udara Bagram, milik militer AS yang berada 50 kilometer dari Kbul, dijadwalkan diserahkan kepada Pemerintah Afghanistan pada 9 Maret, saat kunjungan Hagel ke Afghanistan sebagai Kepala Pentagon.

Hanya saja program itu dibatalkan sehingga membuat Presiden Afghanistan tersebut mengeluarkan pernyataan keras.

Presiden Karzai telah menyerukan penyerahan dini pusat penahanan Bagram, tempat ratusan anggota Taliban dan Al Qaida dilaporkan telah ditahan oleh militer AS.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
870 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...