Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kecelakaan Bus, 17 Peziarah Palestina Tewas

Minggu, 17 Maret 2013, 06:26 WIB
Komentar : 0
www.123rf.com
Korban meninggal dunia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Sebuah bus yang membawa peziarah warga Palestina terbalik dan menabrak truk trailer di dekat Amman, Yordania, Sabtu (16/3). Sedikitnya 17 tewas dalam kecelakaan itu.

Sebuah sumber Pertahanan Sipil Yordania mengatakan, para peziarah Palestina sedang dalam perjalanan akan kembali ke Tepi Barat setelah mengunjungi tempat suci Muslim di Makkah dan Madinah di Arab Saudi. Mereka menuju ke Tepi Barat melewati Yordania, dan kemudian terjadi kecelakaan maut itu. 

"Sopir bus kehilangan kendali rem, tergelincir, dan bertabrakan dengan sebuah truk trailer di daerah al-Adasiay. Kemudian bus terbalik sekitar 20 kilometer (12 mil) dari jembatan Allenby," ujar sumber itu seperti dikutip dari Kantor Berita Palestina, WAFA, Ahad (17/3).

Awalnya Gubernur Jenin Talal Dweikat mengatakan, sebanyak 15 warga Palestina tewas, dan lebih dari 31 lainnya menderita luka-luka. Dia menuturkan semua korban yang luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk menerima perawatan.

Sementara Menteri Kesehatan (Menkes) Palestina Hani Abdeen mengatakan, jumlah kematian akibat kecelakaan itu meningkat menjadi 17. Dia menjelaskan, lima yang luka dalam kondisi kritis, dan 31 mengalami luka ringan sampai sedang.

Dia menambahkan, urusan administasi korban tewas kecelakaan itu sedang dilakukan supaya mereka dapat dimakamkan di tempat asal masing-masing.

Presiden Mahmoud Abbas mengirimkan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban yang tewas. Dia juga memerintahkan untuk menindaklanjuti korban yang luka, dan memberikan bantuan apa pun yang diperlukan.

Reporter : Rr. Laeny Sulistyawati
Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : AP
1.748 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...