Sabtu, 14 Zulqaidah 1436 / 29 Agustus 2015
find us on : 
  Login |  Register

Bom Bunuh Diri Tewaskan 10 Orang di Afghanistan

Jumat, 15 Maret 2013, 09:30 WIB
Komentar : 1
chaitanyak.deviantart.com
Bom Waktu/ilustrasi
Bom Waktu/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Sebuah bom bunuh diri meledak di tengah-tengah permainan tradisional buzkashi di sebelah selatan Provinsi Kunduz, Afghanistan. Sepuluh orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

Seperti dinukil dari Reuters, di antara warga yang tewas itu salah satunya adalah Kepala Kepolisian Daerah yang merupakan saudara dari juru bicara Afghanistan, Abdul Rauf Ibrahimi. Dua anggota keluarga lainnya juga tewas dalam insiden itu.

Sedikitnya, 10 orang mengalami luka-luka ketika pelaku meledakkan bom di tengah permainan yang ditonton tiga ribu orang tersebut.

Bertahun-tahun lamanya wilayah selatan Afghanistan bebas dari kekerasan pascatergulingnya Taliban pada 2001 lalu. Namun, dua tahun terakhir ini, keamanan di Afghanistan kembali terusik.

Sepuluh polisi, termasuk Kepala Badan Anti Teror Afghanistan juga terbunuh pada bom bunuh diri di Kunduz akhir Januari lalu.

Reporter : Halimatus Sa'diyah
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Penting Menjaga Rasa Nasionalisme'
JAKARTA  -- Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus melanjutkan sosialisasi empat pilar MPR RI. Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin menjelaskan kegiatan tersebut sebagai...