Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mesir Tak Akui Kawin Kontrak

Jumat, 15 Maret 2013, 03:50 WIB
Komentar : 0
zonaberita.com
Kawin kontrak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri Mesir memperingatkan warganya di luar negeri bahwa negara itu tidak mengakui perkawinan kontrak.

"Warga Mesir di luar negeri hendaknya memahami bahwa perkawinan kontrak tidak berlaku sesuai undang-undang," kata Deputi Menteri Luar Negeri Urusan Konsulat, Ragaai Nasr, seperti dikutip kantor berita Mesir, MENA, Kamis.

Peringatan pemerintah Mesir itu terkait dengan meningkatnya jumlah kawin kontrak antara wanita Mesir dan pria Lebanon.

Kedutaan Besar Mesir di Beirut melaporkan bahwa belakangan ini banyak wanita Muslimah Mesir melakukan kawin kontrak dengan laki-laki Kristiani di Lebanon.

Disebutkan, Kedutaan Besar Mesir di Beirut tersebut telah menolak mengesahkan surat nikah kontrak yang diajukan sejumlah warga Mesir dan pasangannya di negara itu.

Kedubes Mesir tidak menyebutkan jumlah pasangan yang mengajukan surat nikah kontrak diantara warga Mesir dan Lebanon tersebut, namun menegaskan bahwa penolakan pengesahan surat nikah kontrak itu diambil karena tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negeri Ratu Cleopatra tersebut.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
2.120 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...