Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Serangan Bom di Irak, 8 Tewas

Sabtu, 02 Maret 2013, 00:19 WIB
Komentar : 0
Reuters
Warga menyaksikan bangunan dan mobil yang hancur akibat terkena serangan bom yang terus melanda Irak.

REPUBLIKA.CO.ID, DIWANIYAH -- Ledakan-ledakan bom di Irak termasuk dua bom mobil di satu pasar domba, menewaskan setidaknya delapan orang dan mencederai puluhan lainnya Jumat (1/3), kata para pejabat keamanan dan dokter.

Brigjen Abdul Jalil al-Assadi, kepala kepolisian Provinsi Diwaniyah mengatakan bom-bom mobil itu meledak sekitar pukul 07.30 waktu setempat (11.30 WIB) di pasar tersebut, selatan ibu kota provinsi yang juga bernama Diwaniyah.

Dokter Adnan Turki, direktur departemen kesehatan Diwaniyah, menyerbu korban akibat ledakan-ledakan itu enam orang tewas dan 60 orang lainnya cedera, mengubah angka sebelumnya. Dua bom pinggir jalan meledak di satu desa dekat Dujail, utara Baghdad, menewaskan seorang dan mencederai lima orang termasuk tiga polisi, kata seorang letkol polisi dan seorang dokter.

Seorang tentara tewas akibat bom magnetik yang ditempelkan di mobilnya dekat kota Mosul, Irak utara , kata seorang letnan satu tentara dan seorang dokter yang dilansir AFP. Dua bom mobil lainnya meledak di Mussayib, selatan Baghdad. Akibatnya, dua orang cedera.

Ledakan-ledakan itu terjadi sehari setelah setidaknya 26 orang tewas dan lebih dari 60 orang cedera dalam serangkaian serangan bom di daerah Baghdad dan penembakan di Irak utara. Aksi kekerasan Irak menurun tajam dari puncaknya tahun 2006-2007, tetapi bahkan 10 tahun setelah invasi yang dipimpin AS tahun 2003 pun, serangan-serangan masih terjadi hampir setiap hari.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
1.083 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...