Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ribuan Anak Suriah Jadi Yatim, Ibu-Ibu Jadi Janda

Rabu, 27 Februari 2013, 14:21 WIB
Komentar : 0
Manu Brabo/AP
Seorang wanita pengungsi Suriah bersama cucunya di sebuah kamp pengungsi di desa Azaz dekat perbatasan dengan Turki,Ahad (30/9).

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Ribuan wanita dan anak-anak Suriah harus menanggung beban perang karena menjadi janda dan yatim. Berdasarkan data dari Jaringan Pengawas HAM di Suriah, diperkirakan ada 40 ribu anak yatim dan 4.237 menjadi piatu lantaran perang di seluruh negara. 

"Saya belum melihat ayah dan ibu untuk waktu yang lama," ungkap Yasmin (8 tahun) yang mengungsi dari Hama dengan saudaranya ke Lebanon, seperti dilansir Al-Arabiya.

Yasmin tinggal dengan lima saudara laki-laki di perbatasan Lebanon Suriah. "Saudara saya dan saya sendiri belum melihat orangtua lebih dari lima bulan," ungkapnya.

Lebih dari 17 ribu wanita menjadi janda setelah hampir dua tahun perang di Suriah. Sekitar 15 ribu wanita lainnya masih mencari keberadaan suaminya. "Saya berperan sebagai ayah dan sekaligus ibu untuk menjamin kehidupan anak-anak," ungkap Alia, seorang ibu dari dua remaja.

Alia mengungsi dari pertempuran di Aleppo pada November 2011 dan bermigrasi ke Damaskus. "Saya bekerja sebagai juru masak, pelayan, dan kadang-kadang baby sister kepada orang-orang di sekitar kota untuk membawakan makanan untuk anak-anakku," tuturnya. 

Ibu berusia 38 tahun tersebut mengatakan tidak memiliki pilihan alternatif. "Saya adalah salah satu di antara ribuan wanita janda Suriah," ungkapnya. Statistik menunjukkan lebih dari 60 ribu warga Suriah hilang sejak perang saudara pada 2011.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Djibril Muhammad
1.136 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Berebut Tambang Emas, Warga Sudan Saling Bunuh