Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lewati Selat Malaka, Kapal Perang Iran Menuju Cina

Selasa, 26 Februari 2013, 15:46 WIB
Komentar : 0
alarabiya
Kapal Perang Iran "Shahid Naqdi" yang berlabuh di Sudan

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Untuk pertama kali sejak 1979, kapal Angkatan Laut Iran melintasi Selat Malaka. Hal itu disampaikan Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Habibollah Sayyari, Senin (25/2).

"Untuk pertama kalinya sejak revolusi Iran, kapal perang kita dapat melewati Selat malaka," tutur Sayyari.

Armada kapal perang Iran tersebut berupa kapal destroyer, Sabalan, dan kapal pengangkut helikopter, Kharg. Armada tersebut berlayar melintasi Samudera Hindia dan Pasifik dalam rangka lawatan persahabatan ke Sri Lanka dan Cina.

Setelah melewati Selat Malaka, armada tersebut akan menuju pelabuhan Zhianjagang di Cina. Lalu dalam perjalanan pulangnya armada itu akan bersandar di Pelabuhan Kolombo di Sri Lanka.

Menurut Sayyari, lawatan armada Angkatan Laut Iran tersebut sebagai salah satu bentuk pesan persahabatan yang ditujukan kepada Cina dan Sri Lanka. Iran juga tengah berupaya meningkatkan pengaruh angkatan lautnya di kawasan laut Asia dan mengamankan rute pelayaran yang sering dilewati kapal-kapal Iran.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Mansyur Faqih
5.808 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Syekh Hassan Nasrallah Jalani Operasi Kanker di Iran