Kamis, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mesir Rusuh, Presiden SBY Tetap Hadiri KTT OKI

Rabu, 30 Januari 2013, 18:31 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Presiden SBY
Presiden SBY

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden SBY beserta delegasi memutuskan menghadiri KTT OKI di Kairo Mesir. Pasalnya, meski kondidi Kairo masih diwarnai kerusuhan, KTT OKI tetap dilaksanakan.

"Di Kairo juga ada protes-protes politik dan gerakan sosial, tapi sejauh ini tuan rumah masih akan tetap menyelenggarakan KTT itu. Saya siap untuk hadir di situ dengan harapan situasi keamanan kondusif selama KTT itu berlangsung," kata Presiden SBY saat memberikan keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (30/1).

Rencananya Presiden SBY akan berada di Mesir sekitar 1,5 hari. Mesir menjadi negara terakhir yang dikunjungi dalam kunjungan kerja kali ini setelah Liberia, Nigeria, Saudi Arabia, dan Mesir. Kunjungan ini berlangsung selama delapan hari sejak Rabu (30/1) hingga Kamis (7/2).

SBY mengatakan dalam KTT OKI penting bagi Indonesia dan bagi negara-negara OKI untuk meningkatkan kerja sama. Dalam KTT tersebut, Presiden diminta tuan rumah tentang sesi menyangkut Palestina.

"Saya dijadwalkan selama di Mesir akan menghadiri dan diminta oleh tuan rumah tentang sesi menyangkut Palestina, karena ini kepentingan nasional kita maka kita harus terus berupaya untuk mendukung kemerdekaan Palestina sebagaimana yang kita laksanakan selama ini," katanya.

Untuk diketahui, Mesir masih bergolak. Gangguan politik sosial dan keamanan terjadi setidaknya di tiga provinsi di negara tersebut. Ketiganya dinyatakan sebagai daerah berbahaya dan status darurat.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Terapi Air Bantu Mobilitas Penyandang Difabel
WASHINGTON --  Tim riset di Human Performance Lab Middle Tennessee State University, tengah mengembangkan terapi air guna membantu mobilitas warga difabel. Pasien yang...