Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

KTT OKI akan Bahas Nasib Muslim Rohingya

Jumat, 25 Januari 2013, 06:30 WIB
Komentar : 0
Muslim Rohingya

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Presiden Mesir Muhammad Mursi mengatakan masalah minoritas Muslim Myanmar masuk dalam salah satu agenda utama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang akan digelar di Kairo pada bulan depan.

"Saya telah meminta para pemimpin dunia Islam untuk serius membahas krisis kemanusiaan terhadap Muslim Myanmar sebagai salah satu agenda KTT OKI di Kairo pada awal bulan depan," kata Presiden Mursi dalam pidato peringatan Maulid Nabi di Kairo pada Kamis (24/1) malam.

Menurut Kepala Negara Mesir itu, masalah Muslim Myanmar merupakan tragedi kemanusiaan yang harus segera diakhiri.

Dalam bagian lain pidatonya, Presiden Mursi juga mengecam campur tangan militer asing di Mali karena pada gilirannya akan memperburuk stabilitas politik dan keamanan di negara Afrika itu.

"Campur tangan militer asing tidak akan menyelesaikan persoalan, bahkan semakin memperburuk situasi di Mali dan negara-negara jirannya," kata Moursi merujuk pada agresi militer Prancis terhadap apa yang disebut "kantong teroris" di wilayah utara Mali.

Presiden Mursi mengatakan, pihaknya telah memprakarsai KTT Uni Afrika yang akan digelar di Addis Ababa, Ethiopia, pada akhir bulan ini untuk membahas krisis Mali tersebut.

Moursi juga menyinggung krisis Suriah dan kembali menyerukan Presiden Bashar Al Assad untuk mengakhiri apa yang disebutnya aksi pembunuhan terhadap rakyatnya sendiri.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
2.031 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...