Wednesday, 24 Syawwal 1435 / 20 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Isu Kudeta Mursi, ini Penjelasan Tokoh Oposisi

Friday, 28 December 2012, 06:04 WIB
Komentar : 1
Aljazeera
Tokoh oposisi Mesir ElBaradei sesaat sebelum ditahan polisi Mesir, Jumat (28/1)
Tokoh oposisi Mesir ElBaradei sesaat sebelum ditahan polisi Mesir, Jumat (28/1)

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Kubu oposisi Mesir membantah keras tudingan yang menyebut pihaknya ingin mengkudeta posisi Mohamed Mursi sebagai presiden. Emad Abu Ghazi yang merupakan Sekjen Partai oposisi Mesir memandang, tudingan rencana kudeta sangat tendensius dan sarat muatan politis.

Menurutnya tudingan yang kini bergulir ke ranah hukum itu sengaja dihembuskan pemerintah untuk membungkam oposisi. "Ini adalah indikasi adanya tendensi penegak hukum untuk menyingkirkan lawan politik dari pemerintah," ujar Ghazi seperti dikutip Al Arabiya.

Dia menuding, apa yang dilakukan pemerintahan Mursi dengan memeriksa tokoh oposisi karena tudingan kudeta, sama dengan tindakan rezim Hosni Mubarak. Menurutnya, kecenderungan menyingkirkan lawan politik adalah cara yang kotor.

Sebelumnya, sejumlah jaksa papan atas Mesir mengatakan bahwa kelompok oposisi punya rencana untuk menggulingkan Mohamed Mursi dari posisinya sebagai Presiden. Tuduhan yang disampaikan jaksa Mesir langsung diarahkan pada tiga pemimpin oposisi, Mohamed ElBaradei, Amr Moussa, dan Hamdeen Sabahi.

Ketiga tokoh oposisi ini dianggap berlindung di balik isu protes terhadap konstitusi. ketiga tokoh oposisi ini menjadi motor dalam aksi demonstrasi besar-besaran menentang konstitusi baru Mesir. Akibat aksi kelompok oposisi ini, sejumlah orang terluka, termasuk puluhan orang pendukung pemerintahan Mursi di Iskandariah.

Redaktur : Abdullah Sammy
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar