Friday, 26 Syawwal 1435 / 22 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rusia Kecam Serangan Israel ke Gaza

Friday, 16 November 2012, 10:35 WIB
Komentar : 1
Reuters/Mohammed Salem
Warga Palestina mengevakuasi seorang pria yang terluka setelah Israel melakukan serangan udara di Jalur Gaza pada Kamis (15/11). Jumlah korban di pihak Palestina mencapai 13 orang dan tiga orang dari pihak Israel, sehingga ancaman serangan habis-habisan ol
Warga Palestina mengevakuasi seorang pria yang terluka setelah Israel melakukan serangan udara di Jalur Gaza pada Kamis (15/11). Jumlah korban di pihak Palestina mencapai 13 orang dan tiga orang dari pihak Israel, sehingga ancaman serangan habis-habisan ol

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW--Rusia mengecam keras gelombang baru serangan Israel ke Jalur Gaza. Negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB itu menilai, agresi rezim Zionis terhadap rakyat Palestina itu sama sekali tidak dapat diterima.

"Serangan tak proporsional di Jalur Gaza tidak dapat diterima sama sekali. Terlebih, banyak warga sipil yang menjadi korban," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich seperti dilansir PressTV, Jumat (16/11).

Ia menambahkan, Presiden Vladimir Putin terus memantau perkembangan yang terjadi di Gaza. Putin, lanjut dia, sangat prihatin dan menuntut kekerasan di wilayah tersebut segera diakhiri.

"Moskow sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Gaza dan menyerukan agar serangan tersebut segera dihentikan. Eskalasi kekerasan lebih lanjut tidak akan bisa dibiarkan begitu saja," imbuhnya.

Gelombang baru serangan Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 17 orang sejak Rabu lalu. Seorang pimpinan sayap militer Hamas, Ahmed Al Ja'abari turut tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Akhir Sengketa Pilpres 2014
 JAKARTA -- Melalui sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak semua gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Penolakan...