Friday, 09 November 2012, 20:16 WIB

Dituding Serang Drone AS, Ini Jawaban Iran

Rep: Afriza Hanifa/ Red: Karta Raharja Ucu
gizmag.com
Pesawat tanpa awak AS/ilustrasi
Pesawat tanpa awak AS/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Dituding serang pesawat tanpa awak (Drone) milik AS, Iran membela diri. Negara pimpinan Mahmoud Ahmadinejad tersebut mengklaim drone AS tersebut memasuki dan melanggar wilayah udara Iran.

Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri menjawab tudingan Markas Besar Departemen Pertahanan AS, Pentagon yang menyatakan pesawat Iran menembak drone AS pekan lalu. Drone yang terbang di atas Teluk Persia tersebut, telah memasuki kawasan udara Negeri Para Mullah tersebut.

Jazayeri mengatakan pihaknya selalu menghadapi segala objek terbang yang memasuki kawasan udara Iran. Tembakan tersebut, merupakan respon Iran atas pelanggaran Drone AS yang memasuki kawasan udara Iran.

"Para pembela Republik Islam (Iran) akan merespon tegas terhadap segala bentuk pelanggaran melalui darat, laut maupun udara. Jika ada pesawat asing mencoba memasuki wilayah udara kami, angkatan bersenjata kami akan berurusan dengan mereka," ujarnya seperti dikutip Kantor Berita Fars Iran.

Pentagon sebelumnya mengatakan, pesawat Iran menembaki Drone AS Kamis, 1 November di kawasan udara internasional. Pentagon mengklaim pesawat tanpa awak tersebut, saat itu sedang bertugas melakukan pengintaian di atas perairan Teluk Arab sekitar 16 nautika mil, atau sekitar 29,6 kilometer di lepas pantai Iran.

"Kami yakin mereka menembakkan sedikitnya dua kali dan membuat sedikitnya dua lintasan," tutur Juru Bicara Pentagon, George Little.

Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta mengatakan AS telah mengirim peringatan kepada Pemerintah Iran terkait insiden tersebut. Ia pun mengatakan akan mempertahankan aset militer dan akan terus mengirim pesawat dalam operasi pengintaian.

Sumber : Reuters/AP