Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tank Suriah Masuki Dataran Tinggi Golan, Israel Protes

Minggu, 04 November 2012, 06:27 WIB
Komentar : 0
IRIB
Tank militer/ilustrasi
Tank militer/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV - Sejumlah tank Angkatan Darat Suriah memasuki kawasan netral di Dataran Tinggi Golan yang berbatasan dengan Israel pada Sabtu (3/11).

Kejadian tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak 40 tahun dan memicu Israel mengirimkan surat protes kepada pengamat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Pada Sabtu sebanyak tiga tank memasuki kawasan gencatan bersenjata antara Israel dengan Suriah. Kemudian pasukan Pertahanan Israel telah memperingatkan pengamat PBB," demikian juru bicara Angkatan Bersenjata Israel kepada RIA Novosti.

Kawasan netral yang terdapat pengamat PBB tersebut dibentuk guna memisahkan pasukan Suriah dan Israel setelah perang Arab - Israel pada 1973.

Kendati secara "de jure" wilayah masuk ke negara Suriah, namun wilayah tersebut telah dirampas dan diduduki oleh Israel seusai perang.

Kepemilikan wilayah Dataran Tinggi Golan yang penting karena dinilai strategis, masih menjadi pertikaian kedua negara dan tidak ada kaitannya invasi ke Israel.

Namun Suriah mengklaim pergerakan tank ke wilayah tersebut demi membatasi ruang gerak pemberontak Suriah

Sementara itu Israel belum melayangkan protes kepada PBB mengenai beberapa kejadian salah tembak peluru yang datang dari Suriah selama terjadinya perang sipil di negara itu.

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Antara
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar