Kamis, 4 Syawwal 1435 / 31 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran akan Produksi Drone Super Canggih

Senin, 29 Oktober 2012, 01:10 WIB
Komentar : 0
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, pesawat tak berawak yang dapat menghindari radar dan mampu menembus jauh ke dalam wilayah udara Israel bukanlah pesawat udara tak berawak (UAV) Iran yang paling maju.

"Republik Islam Iran saat ini memiliki dan memproduksi pesawat udara tak berawak dengan teknologi yang jauh lebih maju dari drone yang diterbangkan oleh gerakan perlawanan Hizbullah di wilayah udara rezim Zionis," kata Vahidi Ahad (28/10), seperti diberitakan Press TV.

"Teknologi drone Hizbullah buatan Iran bukanlah teknologi terbaru Iran," katanya menambahkan.

Keberhasilan Hizbullah dalam mengirim pesawat terbang di atas wilayah Palestina yang diduduki, lanjut dia, telah menghancurkan reputasi kekuatan delusional rezim Israel. Selain itu merupakan pukulan telak bagi rezim Zionis tersebut.

"Israel selama ini menyebarkan propaganda besar tentang sistem pertahanan udara dan pesawat Iron Dome, namun Hizbullah membuat malu Tel Aviv," ujarnya.

Sistem pertahanan Iron Dome yang dikembangkan Israel untuk melawan rudal balistik jarak pendek itu dibuat dengan dukungan finansial Amerika Serikat.

Pada 14 Oktober, Vahidi menegaskan pesawat tak berawak anti-radar super canggih telah dikembangkan dan di produksi masal Iran. 

"Mengingat serangan yang sering dilakukan rezim Zionis ke wilayah udara Libanon, kita melihatnya, adalah hak alami Hizbullah Libanon menerbang pesawatnya di atas wilayah Pendudukan," kata Menteri Pertahanan Iran itu.

Redaktur : Djibril Muhammad
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Awas.. Ada Pocong di Monas
 JAKARTA -- Buat Anda yang ingin berkunjung ke Monas berhati-hatilah. Karena akan ada pocong yang mengahampiri Anda. Upss, tapi pocong ini bukan pocong beneran...