Tuesday, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran akan Keluarkan Hovercraft dan Rudal Baru

Thursday, 25 October 2012, 02:20 WIB
Komentar : 0
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran berencana akan mengeluarkan sejumlah produk pertahanan militer baru dalam beberapa hari mendatang, termasuk hovercraft dan sejumlah rudal canggih.

"Beberapa hari ke depan, kami akan mengeluarkan sebuah hovercraft baru yang akan menambah kemampuan angkatan laut Republik Islam Iran," kata Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi.

Hal itu dikatakan dia saat berbicara kepada wartawan di Teheran usai rapat kabinet, Rabu, 24/10/12, seperti dikutip dari Kantor Berita Fars. "Kementerian Pertahanan Iran juga berencana memamerkan rudal baru yang sepenuhnya diproduksi oleh Iran," tambahVahidi.

Pada 14 Oktober lalu, Iran meresmikan 8 unit produk peledak (bom) baru dan booster. Angkatan Bersenjata Iran juga pernah memamerkan produk terbaru buatan dalam negeri, yang berupa senjata dan peralatan, dalam parade militer besar di Teheran pada 21 September lalu.

Dalam parade itu, militer Iran memamerkan berbagai jenis dan bentuk senjata yang meliputi alat-alat dan peralatan militer, helikopter, pesawat tempur, rudal jelajah, tank lapis baja, speedboat, kapal perang, peralatan elektronik dan telekomunikasi, senjata laser, berbagai jenis artileri, sistem peluncur mortir, sistem pertahanan udara dan peralatan logistik. 

Redaktur : Djibril Muhammad
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar