Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Drone Hizbullah Buatan Iran Bukan Rusia

Ahad 21 October 2012 13:36 WIB

Red: Djibril Muhammad

Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah Libanon

Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah Libanon

Foto: ABC

REPUBLIKA.CO.ID, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengonfirmasi bahwa pesawat tak berawak yang baru-baru ini merambah wilayah udara Israel adalah buatan Iran, bukan buatan Rusia. Demikian dilaporkan Press TV Sabtu (20/10).

"Drone yang digunakan oleh Gerakan Perlawanan Hizbullah adalah buatan Iran bukan Rusia dan dirakit oleh pemuda Hizbullah," kata Nasrallah. 

Nasrallah juga menggambarkan operasi pengiriman pesawat tak berawak dengan kode Hussein Ayub, sebagai tindakan luar biasa karena berhasil mengirim sebuah drone pengintai melewati radar-radar Israel canggih dari tanah Libanon melewati laut Israel. 

Pesawat itu terbang melewati ratusan kilometer di atas laut dan memasuki wilayah-wilayah pendudukan Palestina serta terbang di atas beberapa lokasi strategis Israel tanpa terdeteksi oleh radar super canggih Angkatan Udara Israel dan AS. 

Ini hanya sebagian dari kemampuan kami, tegasnya, seraya menambahkan bahwa Israel telah mengakui kegagalan keamanan mereka meski mereka memiliki teknologi tercanggih dari Barat. 

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi juga menegaskan bahwa Iran memang telah mengembangkan pesawat tak berawak yang mampu menghindari radar. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Dukungan Dana untuk Asian Games 2018

Selasa , 22 May 2018, 20:14 WIB