Saturday, 08 September 2012, 13:11 WIB

Juni 2013, Iran Pilih Pengganti Ahmadinejad

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Vahid Salemi/AP
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-- Rakyat Iran akan berbondong-bondong menuju tempat pemilihan suara pada 14 Juni tahun depan, Pemilu presiden itu memilih pengganti Mahmoud Ahmadinejad, yang akan mengakhiri periode kedua masa jabatannya, kata Kementerian Dalam Negeri, Jumat (7/9).

Pemilihan presiden itu akan diadakan bersamaan dengan jajak pendapat kota, menurut sebuah pernyataan kementerian yang dilaporkan oleh kantor berita IRNA. Pemilihan presiden terakhir digelar pada tahun 2009 dengan Ahmadinejad sebagai pemenang sekalipun. Dalam pesta demokrasi itu muncul tuduhan kecurangan oleh para penantangnya, yang diwarnai aksi unjuk rasa meluas dan hingga secara brutal dihentikan oleh pihak berwenang.

Para pemimpin dari "Gerakan Hijau" oposisi --mantan perdana menteri Mir Hossein Mousavi dan mantan ketua parlemen Mehdi Karoubi-- sejak saat itu berada dalam tahanan rumah.

Dalam kunjungan ke Teheran pada akhir bulan lalu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyeru Iran untuk membebaskan semua tahanan politik. Ia juga mengatakan bahwa mendengarkan suara rakyat adalah sangat penting menjelang pemilihan presiden.

"Saya telah mendesak pihak berwenang selama kunjungan saya kali ini untuk melepaskan pemimpin oposisi, pembela hak asasi manusia, wartawan dan aktivis sosial untuk menciptakan kondisi guna mendorong kebebasan berekspresi dan debat terbuka," kata Ban, menurut teks pidatonya yang ditujukan di kampus diplomat Iran.

"Membatasi kebebasan berekspresi dan menekan aktivitas sosial hanya akan membuat mundur pembangunan dan menanam benih ketidakstabilan," katanya memperingatkan.

Sumber : Antara/IRNA
loading...