Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Iran Kirim 'Surat Cinta' ke DK PBB Soal Perang Israel

Jumat, 24 Agustus 2012, 13:54 WIB
Komentar : 1
AP
Instalasi Nuklir Iran

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK - Wakil Kepala Misi Iran di PBB, di dalam surat kepada presiden bergilir Dewan Keamanan (DK) PBB, mengutuk ancaman rejim Zionis terhadap Iran. Selain itu, ia juga menggambarkannya sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Surat tersebut, yang salinannya dikirim kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, menyoroti pernyataan yang setiap hari dikeluarkan Israel dan keinginan menteri pertahanan Yahudi untuk menyerang instalasi nuklir Iran.

Eshaq Al-e Habib juga menyatakan para pejabat rejim Zionis mengancam Iran untuk menggunakan kekuatan terhadap Teheran, berdasarkan perhitungan yang tidak benar, demikian laporan IRNA.

Iran sekali lagi mengutuk pernyataan tak adil dan tak bertanggung jawab oleh perdana menteri dan menteri pertahanan Israel dan menyampaikan keprihatinannya yang mendalam sehubungan dengan pernyataan semacam itu, katanya.

Pernyataan semacam itu bertolak-belakang dengan prinsip dasar Piagam PBB, merusak upaya untuk meningkatkan kestabilan dan perdamaian internasional, kata Al-e Habib.

Iran tak memiliki maksud untuk melancarkan serangan terhadap negara apa pun, tapi akan menggunakan kemampuan pertahanannya terhadap setiap ancaman yang mungkin muncul, katanya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/ IRNA-OANA
9.709 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  bonny pandu Kamis, 30 Agustus 2012, 15:26
tinggal iran negara di timteng tersisa yg berani menentang AS dan Israel, walaupun mrk di embargo.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda