Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Masjid Umat Syiah Dagestan Diserang OTK

Monday, 20 August 2012, 20:33 WIB
Komentar : 2
Corbis.com
Pistol (Ilustrasi)
Pistol (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DAGESTAN -- Sebuah rumah ibadah umat Islam Syiah di Dagestan, wilayah bergolak di pegunungan Kaukasus Rusia, diserang sekelompok orang bersenjata, Ahad (19/8) waktu setempat. Delapan orang terluka dalam serangan tersebut, kata Kementerian Urusan Regional.

"Jumlah warga yang terluka dalam serangan di rumah ibadah kota Khasavyurt sejauh ini adalah delapan orang," kata Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Tiga korban terluka menderita luka di dada dan perut, sementara yang lainnya terkena tembakan di lengan dan kaki mereka. Kantor berita RIA Novosti melaporkan polisi lokal mengatakan lebih banyak orang terluka saat ledakan terjadi di masjid yang sama.

"Terjadi dua ledakan. Satu meledak dan satu bom lagi berhasil dijinakkan," kata polisi kepada RIA Novosti.

Kantor berita Interfax menulis polisi memastikan tim penjinak bom berhasil mematikan bom di dalam masjid tersebut. "Tim penjinak bom tengah melakukan kerjanya. Sejauh ini diaktivasi bom belum berakhir. Kami belum mendapat informasi terkait ledakan yang memakan korban dalam proses penjinakan bom," seorang juru bicara polisi menjelaskan kepada Interfax.

Seperti dinukil BBC, selain menembaki yang sedang berdoa, para penyerang juga melempar bom rakitan berupa tabung gas yang disambung ke bahan peledak. Saat serangan terjadi, setidaknya 70 orang berada di dalam rumah ibadah mendengarkan ceramah. Setelah itu para penyerang kemudian melarikan diri menggunakan mobil.

Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Langgar Koalisi Tanpa Syarat, Pengamat: Jokowi Harus Ikuti Anjuran KPK dan PPATK
JAKARTA -- Joko Widodo telah mengajukan nama calon menterinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pengamat politik,...